#pmk#ternak

Metro Bentuk Tim Reaksi Cepat Antisipasi PMK pada Ternak

Metro Bentuk Tim Reaksi Cepat Antisipasi PMK pada Ternak
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Herry Wiratno. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) dan mengerahkan 10 dokter hewan guna menghadapi ancaman wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak. 


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro Herry Wiratno mengatakan, pembentukan TRC ini merupakan langkah awal dalam mengantisipasi penularan wabah PMK di Lampung, khususnya di Kota Metro. 

"Tim ini beranggotakan 33 orang dan 10 dokter hewan. Kami berharap para peternak di Metro bisa tenang terhadap isu penularan PMK," kata dia, Rabu, 18 Mei 2022. 

Baca: Lampung Tutup Pintu Masuk Ternak dari Wilayah Terjangkit PMK

 

Dia menambahkan, tim yang telah dibentuk akan melakukan monitoring dan memberikan edukasi kepada para peternak untuk mengantisipasi hewan ternak dari penularan PMK. 

"Tim akan bergerak ke seluruh kelompok peternak di Metro. Kita berikan edukasi hingga 22 Mei nanti. Tapi jika setelah itu masih ada permintaan maka akan dilanjutkan lagi," tambahnya. 

Fungsional Medik Veteriner Madya, drh. Vita Maharjanti mengungkapkan, untuk surveilans dan monitoring akan dilakukan sampai waktu yang tidak ditentukan. 

"Dalam arti kami selalu memberikan edukasi selama di Indonesia ini wabah PMK masih menyebar," kata dia. 

Dia menambahkan, dalam program antisipasi wabah PMK ini pihaknya juga memberikan vitamin terhadap hewan ternak. 

"Kami jadwalkan mulai minggu ini sudah dilakukan untuk kelompok binaan UPTD Puskeswan. Itu setiap hari Selasa dan Kamis. Sementara untuk yang milik perseorangan bisa mengajukan ke UPTD Puskeswan," tambahnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait