#Covid-19#Metro#ktn

Metro Anggarkan Rp75 Juta per Kelurahan untuk Penanganan Pasien Isoman

Metro Anggarkan Rp75 Juta per Kelurahan untuk Penanganan Pasien Isoman
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengaku tengah mempersiapkan Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) sebagai tempat isolasi mandiri (Isoman). Pemkot menganggarkan Rp75 juta per kelurahan untuk digunakan sebagai penanganan pasien serta memenuhi fasilitas di setiap KTN.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan, dari 22 KTN yang ada, tinggal empat titik yang masih dalam persiapan pemenuhan fasilitas penunjang untuk penanganan pasien covid-19 yang menjalani isoman.

"Seperti tempat tidur, perbaikan, dan lainnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dilengkapi," kata dia, Senin, 9 Agustus 2021.

Baca: Warga Taat Prokes di Metro Dapat Paket Sembako

 

Dia menambahkan, KTN disiapkan untuk pasien positif  tanpa gejala. Sementara bagi pasien berkomorbid sedang atau berat tetap diisolasi di rumah sakit rujukan.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Basuki meminta pemerintah memaksimalkan KTN untuk penanganan dan pencegahan covid-19 ketimbang merekrut tenaga relawan. Alasannya, Metro telah memiliki KTN di setiap kelurahan.

"Kita sudah ada KTN. Jangan sampai sekadar seremonial saja keberadaan KTN ini," ujarnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait