#OTOMOTIF#EKONOMIDANBISNIS

Mesin Diesel Euro 4 Diklaim Lebih Irit BBM

Mesin Diesel Euro 4 Diklaim Lebih Irit BBM
Mitsubishi New Colt L300 dengan mesin baru 4N14 diklaim menggunakan bahan bakar yang lebih irit (Luchito Sangsoko)


Jakarta (Lampost.co) -- Sejak April 2022, pemerintah telah menerapkan kebijakan standar emisi gas buang Euro 4 untuk semua kendaraan bermesin diesel. Kebijakan tersebut membuat para produsen otomotif menyesuaikan produk-produknya dengan standar yang telah ditetapkan. Selain lebih ramah lingkungan, mesin diesel berstandar Euro 4 juga diklaim lebih irit bahan bakar minyak (BBM) ketimbang mesin generasi sebelumnya. Tak hanya itu, mesin diesel Euro 4 juga lebih bertenaga.

"Sudah tentu (mesin diesel Euro 4) menjadi lebih irit atau lebih efisien konsumsi bahan bakarnya. Kemudian, getaran mesinnya juga lebih halus. Lebih dari itu, kendaraan ini juga semakin bertenaga," kata Director of Marketing and Sales Divison PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro, Selasa, 26 Juli 2022. 

Adapun MMKSI telah menyesuaikan semua jajaran produknya agar sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait regulasi Euro 4 dengan menghadirkan Mitsubishi New Colt L300 dengan mesin baru 4N14 yang sudah sesuai regulasi serta tampilan desain menjadi lebih segar.

Irwan, mengatakan mesin baru 4N14 yang disematkan pada Mitsubishi L300 terbaru ini meningkatkan tenaga dan torsi lebih besar 40% dari model sebelumnya. Bahkan, diklaim lebih unggul dari kompetitor di segmen pikap.

"Saat ini, Mitsubishi L300 memiliki tenaga terbaik di kelasnya. Lebih istimewa lagi kendaraan ini masih bisa menggunakan bio solar, dengan persyaratan tertentu," ungkap Irwan.

Sementara Director of After Sales Division PT MMKSI Eiichiro Hamazaki, menuturkan bahwa pihaknya tetap merekomendasikan agar konsumen menggunakan bahan bakar yang tepat. Selain itu, tetap melakukan perawatan berkala seperti halnya kendaraan Mitsubishi lainnya dan memanfaatkan servis gratis.

Ia mengatakan, mobil ini dengan spesifikasi Euro 4 akan memberikan performa yang baik, termasuk juga konsumsi bahan bakar yang lebih irit, di mana pihaknya percaya penggunaan bahan bakar tepat akan berbalik memberikan keuntungan ekonomi buat konsumen keseluruhannya.

"Jika customer tidak punya bahan bakar yang sesuai, kami sarankan agar mereka tetap melakukan perawatan dengan rutin melakukan penggantian fuel filter di diler resmi. Ditekankan juga tidak ada risiko kendaraan mati dan mogok mendadak jika menggunakan bahan bakar yang tidak direkomendasikan," tutupnya. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait