#pad#dprd#beritametro

Kemerosotan PAD Disdikbud dan Disporapar Metro Dievaluasi

Kemerosotan PAD Disdikbud dan Disporapar Metro Dievaluasi
Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin saat menjawab pada paripurna pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Metro. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan mengevaluasi minimnya pendapatan asli daerah (PAD) sektor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kota setempat. 

Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin mengapresiasi DPRD setempat yang memberikan masukan serta pengawasan, sehingga kinerja para dinas akan dievaluasi. 

"Kami sependapat bahwa Pemkot Metro akan berupaya meningkatkan dan memaksimalkan pendapatan daerah. Dengan melakukan evaluasi dan meningkatkan pengawasan serta membuat inovasi atau terobosan. Kami akan melakukan pemutakhiran data base sumber-sumber Pendapatan Daerah serta akan melakukan sosialisasi secara pendapatan daerah," kata Wahdi Sirajuddin, Rabu, 6 Juli 2022. 

Baca juga: Pemprov Dorong Kartu Petani Berjaya Terintegrasi Market Place

Selain itu, pihaknya akan melakukan upaya optimalisasi pemanfaatan aset tanah dan bangunan Pemkot Metro sehingga bisa meningkatkan PAD. 

"Terhadap sektor pajak dan retibusi pada beberapa OPD yang belum tercapai secara optimal, maka hal ini menjadi perhatian kita bersama dan akan ditindaklanjuti melalui rakor PAD bersama OPD yang mengelola pendapatan tersebut," ujar Wahdi Sirajuddin. 

Wahdi Sirajuddin mengatakan pada pengelolaan retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diperoleh melalui pengelolaan Nuwo Budayo. Sebagaimana diketahui bahwa Nuwo Budayo saat ini kurang diminati oleh para penyewa dikarenakan minim fasilitas pendukung. 

"Untuk itu ami akan mengoptimalkan penggunaan Nuwo Budayo dan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat terobosan dalam hal pengelolaannya," terang Wahdi Sirajuddin.

Begitu juga terhadap pencapaian retribusi tempat rekreasi dan olahraga yang dikelola oleh Disporapar Kota Metro yang belum optimal. Itu dikarenakan dampak pandemi Covid-19. Saat ini dinas terkait akan terus memformulasikan bentuk pengelolaan yang tepat untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait