#humaniora

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak
TK, Andini, yang berada di Jalan Pulau Sebesi No. 56 Sukarame, Bandar Lampung. (Foto:Lampost)


TAMAN Kanak-kanak (TK) merupakan lingkungan yang baik untuk menumbuhkan berbagai karakter anak, salah satunya rasa percaya diri. Seperti yang diterapkan di TK, Andini, yang berada di Jalan Pulau Sebesi No. 56 Sukarame, Bandar Lampung.

Dalam proses belajar dan bermain di sekolah ini anak dilatih untuk percaya diri agar mereka dapat menerima setiap pengetahuan yang disampaikan para guru. Menurut Kepala TK Andini, Ani Nursilawati, untuk menumbuhkan rasa percaya diri sebenarnya tidak terlalu sulit.

Anak hanya perlu dilatih dengan pola asuh yang baik dengan memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada mereka untuk melakukan berbagai aktivitas yang positif, sehingga anak memilki keyakinan dengan kemampuan yang milikinya. Ani menambahkan upaya melatih anak agar percaya diri dilakukan mulai dari hal yang paling sederhana dalam proses belajar.

Di sekolah yang saat ini memilki 80 siswa dan 9 guru ini, untuk menumbuhkan percaya diri pada anak, guru selalu memberikan curahan kasih sayang dan pendekatan secara personal kepada anak agar mereka merasa nyaman. "Guru akan mengajak mereka berkomunikasi dan bermain bila anak menghadapi situasi yang sulit seperti kurang percaya diri, lalu menanyakan kepada sang anak, masalah yang dihadapi, sehingga anak akan selalu terbuka dan tetap merasa percaya diri apa pun situasinya," ujar Ani di temui di sekolahnya, pekan lalu.

Lebih lanjut Ani menjelaskan terkadang ada anak merasa kurang percaya diri saat berada di lingkungan yang ramai. Untuk mengatasi masalah tersebut, tentunya guru harus berupaya memberikan stimulasi pada anak, agar anak dapat menyesuaikan dengan lingkungannya. “Stimulasi diberikan pada anak untuk meningkatkan percaya diri pada anak adalah dengan cara memberikan motivasi dan dukungan pada anak, memberikan pujian di saat anak melakukan hal dengan benar, seperti saat saat berani menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru,” kata dia.

Memiliki visi mewujudkan peserta didik yang beriman, percaya diri, cerdas, terampil, sehat madiri dan berakhlak mulia, selain mengajarkan anak untuk tampil percaya diri, di sekolah yang kini dipimpinnya, menurut Ani, para guru juga mengajarkan karakter kemandirian dan akhlak mulia, sehingga anak dapat diterima di lingkungannya. “Kami selalu mengajarkan hal-hal yang dapat membangkitkan semangat, kemandirian, serta pembentukan karakter anak sehingga mereka tampil percaya diri di setiap aktivitasnya," ujar Ani.

EDITOR

Yusmart

loading...




Komentar


Berita Terkait