#menag#kekerasanseksual

Menteri Agama Perketat Izin Sekolah Berasrama

Menteri Agama Perketat Izin Sekolah Berasrama
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag/humas


Cirebon (Lampost.co) -- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menginstruksikan jajarannya untuk melakukan investigasi terhadap sejumlah sekolah berasrama atau boarding school yang berada di bawah  Kementerian Agama (Kemenag). Investigasi ini akan menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan penegak hukum untuk mencegah terulangnya kasus kekerasan seksual.

 

"Saya sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk melakukan investigasi kepada sekolah-sekolah seperti boarding school," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Cirebon, Selasa, 14 Desember 2021 saat meresmikan prodi siber PAI IAIN Cirebon.

Menurutnya investigasi yang dilakukan kepada sekolah berasrama atau boarding school perlu dilakukan.  Mengingat kejadian kekerasan seksual di Bandung, bisa saja terjadi di tempat lainnya.

Untuk itu kerja sama antar lembaga lanjut Menag Yaqut perlu dilakukan, agar kasus serupa bisa terkuak, dan diharapkan tidak ada lagi kasus serupa.  "Kita kerja sama dalam proses investigasi ini bersama KPAI, aparat, dan pihak lainnya," ujar Yaqut.

Menag menambahkan, kasus kekerasan seksual maupun pelecehan seksual tentu tidak baik bagi anak bangsa dan agama. Apalagi kasus tersebut dilakukan oleh pemimpin lembaga pendidikan yang mengatasnamakan agama.

"Ini bukan hanya merugikan Islam, tetapi juga bagaimana anak yang menjadi korban, keluarganya kasihan sekali," katanya.

Selain itu Kemenag juga akan lebih memperketat perizinan operasional boarding school dan sejenisnya, agar kejadian tersebut tidak lagi terulang.  "Kami akan perbaiki mekanisme izin operasional boarding school. Tidak boleh rekomendasi yang muncul dari Kementerian Agama itu hanya berupa kertas, harus datang lihat, dan saksikan kemudian keluar izin," ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait