#g20#kopinusantara

Menikmati Suguhan Kopi Nusantara di Pertemuan Kedua Sherpa Labuan Bajo

Menikmati Suguhan Kopi Nusantara di Pertemuan Kedua Sherpa Labuan Bajo
Pertemuan G20. Logo


Labuan Bajo (Lampost.co)--Berbagai jenis kopi nusantara, seperti Kopi Flores, Mandailing, hingga Toraja, pastinya cukup populer bagi pecinta kopi dunia. Tentu akan tidak asing lagi sajian kopi tersebut saat hadir dalam sebuah event internasional.
Pemerintah pun menggandeng Kapal Api Global mempromosikan aneka kopi nusantara di pertemuan ke-2 Sherpa Presidensi G20 pada 9-13 Juli 2022 di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pasalnya, pertemuan yang dihadiri oleh 20 negara anggota G20, 9 negara undangan, dan 10 organisasi internasional itu menjadi ajang potensial mempromosikan kekayaan kopi nusantara.

Pemantauan di Hotel Meruorah Labuan Bajo, Senin, 11 Juli 2022, para delegasi dengan santai menyeruput kopi yang disediakan selama pertemuan berlangsung. Kopi nusantara disediakan mulai di ruang pertemuan, ruang makan, tempat pameran hingga di lokasi pertunjukan tarian tradisional kontemporer nusantara.

Para delegasi menikmati kopi sambil melihat puluhan kapal phinisi berbagai ukuran lalu lalang di sekitar Pelabuhan Labuan Bajo. Kapal- kapal tersebut membawa para wisatawan berlayar dari satu pulau ke pulau lainya seperti Pulau Rinca, Padar, dan Komodo.

Head of Corporate Comunication Kapal Api Global, Pangesti Boedhiman, di lokasi acara menyatakan pihaknya memang menjadi official kopi partner di Presidensi G20.
"Jadi kita adalah partner di Sherpa ke-2 Presidensi G20 di Labuan Bajo, Yogyakarta dan Bali," kata Pangesti saat ditemui InfoPublik di Hotel Meruorah Labuan Bajo.

Pangesti menjelaskan, seluruh kopi yang disediakan merupakan kopi unggulan di Indonesia di antaranya kopi Flores Manggarai, Toraja, Mandailing dan lainnya.

Selama Sherpa ke-2 Presidensi G20, kopi disediakan di lounge, ruangan pertemuan hingga di stand pameran.
Kopi khas Flores

Kopi Flores merupakan salah satu kopi Indonesia yang terkenal di mancanegara. Kopi asal Nusa Tenggara Timur itu dikenal dengan rasanya yang begitu unik dan khas.
Untuk para delegasi yang ingin lebih mengenal dan menikmati kopi asal Flores berkesempatan mengunjungi stand pameran di Plataran Atlantis Beach Club Desa Gorontalo, Labuan Bajo.

Pemilik Florasta Barista Kopi Tuk, Om Agustinus Suban Puka menjelaskan, karakter rasa Kopi Flores membuat kopi itu menjadi salah satu kopi andalan Indonesia di luar negeri.

Menurut Agustinus, Kopi Arabika Bajawa tumbuh di dataran tinggi Flores mencapai 800 hingga 1.200 mdpl. Sedangkan Kopi Robusta Manggarai tumbuh di dataran tinggi sekitar 300 hingga 1200 mdpl.

Agustinus yang keseharianya berjualan kopi keliling menggunakan sepeda motor ini memastikan bahwa turis asing yang ada di Labuan Bajo ini sangat suka dengan kopi khas Flores.
Menurut para wisatawan mancanegara, terang Agustinus, cita rasa kopi Flores benar- benar kopi asli.
"Tanggapan mereka setelah minum kopi ini, wow. Mereka sangat suka," ujar Agustinus.

Ia berharap dengan adanya acara G20 di Labuan Bajo bisa lebih mempromosikan kenikmatan kopi ini kepada delegasi dari luar negeri.
Selain itu, ia juga meminta agar kualitas komoditas lokal asli NTT seperti kopi Flores bisa terus dipertahankan sehingga tidak kalah bersaing di pasaran.
Pelaksanaan Sherpa Meeting kedua di Labuan Bajo diikuti seluruh negara anggota G20, dengan 19 anggota G20 hadir secara fisik dan 1 secara virtual.  Turut hadir juga 6 negara undangan dan 9 organisasi internasional.

Hari pertama sidang dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto secara virtual. Hadir pula secara virtual memberikan sambutan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.

Pertemuan Sherpa ke-2 di Labuan Bajo dilaksanakan back-to-back dengan pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri G20 di Bali yang berlangsung 7-8 Juli 2022, dan pertemuan tingkat Deputi Keuangan dan Bank Sentral G20 pada 13-14 Juli 2022 di Bali.

Sherpa ke-2 di Labuan Bajo itu diselenggarakan pada 9-13 Juli 2022. Labuan Bajo dipilih sebagai tempat penyelenggaraan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan mempromosikan Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata premium bagi turis mancanegara. 

Pada pertemuan hari kedua Senin (11/7/2022), masih cukup padat dengan pelaksanaan sidang sesi kedua hingga keempat, yang meliputi pembahasan digitalisation updates dari Digital Economy Working Group DIWG), Education WG, Employment WG, Trade, Investment, and Industry (TIIWG), dan Empower. 
 

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait