#ponpes#riyadhussolihin#pendidikan

Mengenal Sosok Pangkostrad, Jenderal TNI Berhati Lembut

Mengenal Sosok Pangkostrad, Jenderal TNI Berhati Lembut
Ratusan santri Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Tahfidzul Quran Riyadhus Solihin menggelar doa bersama. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) merupakan bagian posisi yang sangat strategis di lingkungan komando utama tempur. Jabatan tersebut kini diduduki Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Di tengah posisinya yang memimpin pasukan bersenjata Indonesia, ternyata sosok Letjend TNI Dudung Abdurachman, dikenal sebagai prajurit yang memiliki hati lembut. Hal tersebut lewat caranya yang menghargai dan menghormati sesama manusia, tanpa melihat latar belakang dan status sosial.

Hal itu diakui Pimpinan Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin Bandar Lampung, KH Ismail Zulkarnain. Dia menilai Dudung Abdurachman memiliki kepribadian yang rendah hati, tidak melihat latar belakang seseorang, dan orang yang hadir dihadapannya selalu diterima dengan baik.

Jenderal bintang tiga itu juga mencintai anak yatim dan punya kebiasaan bersedekah, termasuk menyantuni santri Riyadhus Sholihin.

“Dibalik sosoknya yang tegas dan berani, tapi jiwanya mulia dan hatinya lembut,” kata Ismail, Jumat, 22 Oktober 2021.

Untuk itu, pada momen hari santri nasional, para santrinya menggelar doa bersama dan khataman 30 juz usai salat Jumat, untuk bangsa dan tokoh-tokoh di negara ini, termasuk Letjend Dudung. Bahkan, tokoh tersebut tak pernah luput dari doa ratusan santrinya.

"Letjend Dudung memiliki tempat tersendiri di hati santri yatim piatu Riyadhus Sholihin. Sifat rendah hatinya menjadi inspirasi bagi para santri dalam menjalani kehidupan," ujarnya.

Inspirasi juga dengan melihat perjalanan hidup Dudung yang melangkah dan berjuang di tengah keterbatasannya sebagai anak yatim sejak kecil. 

“Jenderal Dudung itu masa kecilnya sudah yatim. Perjalanan hidupnya penuh air mata, penderitaan dan perjuangan yang sangat berat, sampai beliau menjadi Pangkostrad. Itu menjadi inspirasi dan motivasi bagi santri untuk mencapai apapun yang dicita-citakan,” ujarnya.

Untuk itu, para santri dan pengasuh Ponpes Riyadhus Sholihin senantiasa memanjatkan doa agar selalu memberikan kesehatan dan keberkahan kepada Letjend Dudung.

“Mudah-mudahan Allah angkat derajatnya, dijauhkan dari segala fitnah dan musibah, dipanjangkan umurnya, dan istiqomah dalam ibadah. Itu doa anak-anak yatim,” kata dia.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait