#viral#ekshibisionisme

Mengenal Aksi Ekshibisionisme, Gangguan Seksual "Pamer Kelamin"

Mengenal Aksi Ekshibisionisme, Gangguan Seksual
Foto Dok. Tangkapan layar


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Psikologi Malahayati Bandar Lampung, Octa Reni Setiawati mengungkap perilaku ekshibisionisme atau memperlihatkan alat kelamin merupakan gangguan seksual yang dialami seseorang.

Pengidap ekshibisionisme adalah sebuah gangguan seksual pada area psikologis yang mana seseorang akan merasa terangsang ketika menunjukkan alat kelamin atau organ seksualnya kepada orang lain yang bukan pasangannya.

Baca juga: Seorang Kakek Pamer Alat Kelamin di Pahoman Bikin Resah Warga

"Jadi dia merasa kalau dia sudah menunjukkan alat vitalnya punya kepuasan tersendiri, seperti itu sudah masuk ke kategori gangguan seksual," katanya, Jumat, 1 Oktober 2021.

Sehingga pengidap ekshibisionisme ini akan merasa puas jika respons yang melihat alat kelaminnya itu bereaksi kaget, marah, takut, dan shock. Perbuatan yang meresahkan ini perlu adanya tindaklanjut dari kepolisian atau pemerintah.

"Karena ini sudah masuk ganguan seksual, harus dapat penanganan bisa dengan kolaborasi psikologis perawatan medisnya, kedua biasanya tentang psikolognya perlu diperiksa juga," katanya.

Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami kelainan eksibisionis. Faktor tersebut meliputi gangguan kepribadian antisosial, penyalahgunaan alkohol, dan kecenderungan pedofilia sebagian pelaku juga memiliki penyimpangan seksual lainnya.

"Karena kan memang itu melanggar norma juga jadinya memang sebaiknya sih bisa ditindaklanjuti oleh kepolisian ataupun dinas-dinas terkait seperi dinas sosial dan sebagainya," lanjutnya.

Diketahui, warga Pahoman Bandar Lampung diresahkan dengan aksi ekshibisionisme seorang kakek yang menunjukkan alat kelamin kepada sejumlah remaja putri yang sedang joging di sekitaran Stadion Pahoman.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait