#RAMADAN#IDULFITRI

Mendagri Minta Kepala Daerah Larang ASN Gelar Open House Idulfitri

Mendagri Minta Kepala Daerah Larang ASN Gelar Open House Idulfitri
Mendagri Tito Karnavian -- MI/M Irfan


Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta gubernur, bupati/wali kota se-Indonesia agar mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house pada saat dan usai Lebaran.

Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadhan dan Pelarangan Open House/halalbihalal pada Hari Raya Idulfitri Tahun 2021, yang ditandatangani Mendagri pada Selasa (4/5/2021).

Surat Edaran dikeluarkan setelah mencermati terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19 khususnya pada perayaan Hari Raya Idulfitri Tahun 2020  lalu, serta usai libur Natal dan Tahun Baru 2021, sehingga kepala daerah perlu melakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama Bulan Ramadan, dan menjelang perayaan, saat, maupun usai Hari Raya Idulfitri.

“Diminta kepada saudara gubernur, bupati/wali kota mengambil langkah-langkah sebagai berikut: melakukan pembatasan kegiatan buka puasa bersama, tidak melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah 5 (lima) orang selama Bulan Ramadan Tahun 2021,” sebagaimana kutipan poin a dalam edaran tersebut.

“Menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN di daerah, dilarang melakukan open house/halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021,” seperti tercantum pada poin b dalam edaran tersebut.

Dengan terbitnya Surat Edaran itu, maka Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait hal serupa, yang dikeluarkan pada 3 Mei 2021 dengan Nomor 450/2769/SJ dan Surat Edaran Nomor 800/2784/SJ pada 4 Mei 2021, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. (MI)

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait