#beritalampung#beritalambar#kriminal

Mencuri Sekarung Lada, Pemuda Asal Gedung Surian Lambar Ditangkap Polisi

Mencuri Sekarung Lada, Pemuda Asal Gedung Surian Lambar Ditangkap Polisi
Pelaku beserta barang bukti hasil pencurian lada diamankan di kantor polisi. Dok/Polsek Sumberjaya


Liwa (Lampost.co): Jajaran Polres Lampung Barat melalui Tekab 308 Polsek Sumberjaya mengamankan AW (23) warga Pekon Ciptawaras, Kecamatan Gedung Surian, Lampung Barat.

AW diamankan Senin, 19 Sptember 2022, karena telah melakukan tindak pidana pencurian satu karung biji lada hitam milik warga di Pekon Trimulyo kecamatan setempat.

Kapolsek Sumberjaya Kompol Ery Hafri mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho menjelaskan 
pelaku mencuri sekarung lada hitam milik HD (30) yang disimpan di rumah bagian belakang , Minggu, 18 September 2022, sekitar pukul 03:30 WIB.

Baca juga: 

"Korban menyadari satu karung lada miliknya telah hilang lalu melaporkan kejadian itu kepada Polsek setempat," kata Ery, Selasa, 20 September 2022.

Tekab 308 Reskrim Polsek Sumberjaya yang dipimpin Ipda Mahmudi, lanjut dia, langsung melakukan penyelidikan yang akhirnya mencurigai AW (23). Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB pelaku diamankan.

Saat diinterogasi, kata dia, pelaku mengakui bahwa dirinya telah mencuri satu karung biji lada hitam atau sebanyak 61 kg milik korban tersebut. Aksi itu dilakukanya dengan cara masuk melalui pintu pagar rumah korban yang tidak terkunci.

Kemudian mengambil 1 karung biji lada hitam yang berada dibagian belakang rumah korban. Lalu membawanya pergi dan menyimpannya didalam kebun kopi. Setelah paginya sekitar pukul 06.30 WIB, ia kembali mengambilnya menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega tanpa plat serta menjualnya ke gudang Gevan di Pekon Ciptawaras, Kecamatan Gedungsurian. Atas penjualan itu, pelaku mendapat uang Rp2.745.000.

Uang hasil penjualan lada itu, sebesar Rp845 digunakanya untuk membayar utang.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang sisa penjualan lada Rp1,9 juta. Hingga saat ini pelaku masih menjalani penyidikan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait