#KRIMINAL

Mencuri di Warung Tetangga, Seorang Pria di Pesawaran Dibekuk Aparat

Mencuri di Warung Tetangga, Seorang Pria di Pesawaran Dibekuk Aparat
Ist


Pesawaran (Lampost.co) – Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Cermin menangkap AL (35) warga Desa Gebang, Kecamatan Telukpandan karena mencuri di warung tetangganya. Pelaku ditangkap di rumahnya, Senin, 03 Oktober 2022, pagi.

Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 02 Oktober 2022 sekitar pukul 02.00 WIB. Waktu itu pelaku memanjat pagar tembok belakang rumah milik Toto Haryanto (56) dengan balok kayu. Selanjutnya pelaku masuk rumah korban melalui ruang dapur menuju warung.

"Saat pelaku hendak mengambil barang-barang berharga yang ada di warung, dipergoki oleh korban yang pada saat itu hendak ke kamar mandi dan mendengar suara berisik dari dalam ruang warung," kata Kapolres, Selasa 04 Oktober 2022.

Kemudian korban menyenter ke arah suara tersebut dan melihat seseorang sedang bersembunyi di samping meja warung. Selanjutnya korban mendekati pelaku dan memegang baju pada bagian belakang leher pelaku.

"Karena ketahuan oleh pemilik rumah, pelaku berusaha berontak untuk melarikan diri dengan cara memukul korban pada bagian bibir dan tangan serta menendang korban, sehingga pelaku berhasil melarikan diri kearah belakang rumah korban," ujar dia.

"Dari hasil pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diketahui bahwa lemari penyimpanan rokok dagangan milik korban dalam keadaan berantakan serta dari keterangan korban bahwa korban mengenali identitas pelaku," kata dia.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, korban ternyata mengenali pelaku yang memang masih tetangga satu dusun. "Pada Senin, 03 Oktober 2022 sekitar pukul 06.00 WIB, Tekab 308 Polsek Padang Cermin mengamankan pelaku berikut barang bukti di dalam rumahnya tanpa perlawanan,” kata dia.

“Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Padang Cermin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka melanggar Pasal 363 KUHPidana dan atau Pasal 53 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait