#menarabts#beritametro#telkomsel

Menara BTS Dipasangi Spanduk Warga, DPMPTSP Metro Belum Layangkan Surat ke Telkomsel

( kata)
Menara BTS Dipasangi Spanduk Warga, DPMPTSP Metro Belum Layangkan Surat ke Telkomsel
Kabid Pengaduan DPMPTSP Kota Metro, Kori Auliana. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Metro belum mengirimkan surat terhadap pemilik menara base transciever station (BTS) yang terletak di RT 28/RW 05, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat.

Kabid pelayanan di DPMPTSP, Ruti, mengatakan pihaknya belum mengirimkan surat kepada pemilik menara BTS tersebut yakni Telkomsel.

"Surat masih dalam proses. Masih mau penandatanganan, kami masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sebelum kita kirimkan surat itu," kata dia, Jumat, 9 Oktober 2020.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kabid Pengaduan DPMPTSP Kota Metro, Kori Auliana. Dia mengatakan pihaknya telah membuat surat imbauan yang ditujukan kepada PT Telkomsel untuk segera memperbarui Surat izin mendirikan bangunan (IMB) yang telah berdiri sejak 2001.

"Surat yang akan kami kirim itu dari rekomendasi Dinas PUTR yang berisikan imbauan kepada PT Telkomsel pada tahun depan (2021) genap 20 tahun dan Surat IMB nya harus diperpanjang," kata dia.

Menurutnya, wewenang dari DPMPTSP itu hanya mengeluarkan surat izin yang telah direkomendasikan dari dinas dinas terkait.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Kota (PUTR) Metro menghargai tindakan warga yang melakukan pemasangan spanduk pada gerbang menara BTS yang ada di Imopuro.

Kabid Cipta Karya Dinas PUTR Kota Metro, Yani, mengatakan pihaknya selama ini sudah membantu agar perselisihan antara warga dan Telkomsel segera terselesaikan.

"Pada dasarnya kami sudah membantu untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi antara warga dan Telkomsel itu. Baik dari beberapa kali kita bermediasi," kata dia, Jumat, 9 Oktober 2020.

Dia menambahkan pemasangan spanduk yang dilakukan oleh warga masih sebatas wajar dan warga pun tidak melakukan tindakan pengerusakan terhadap menara tersebut.

"Pemasangan spanduk itu mungkin secara secara hukum kami tidak mendukung. Tapi secara sosialnya agar mereka dapat menyelesaikan masalah ini dan warga juga tidak merusak," tambahnya.

Menurutnya, dengan datangnya manajemen Telkomsel dapat menyelesaikan masalah yang terjadi saat ini.

"Saya rasa kalau memang sudah ada manajernya datang ke sini dan bertemu dengan masyarakat semua bisa teratasi. Harapan saya masyarakat setuju dengan apa yang disampaikan dengan manajernya semoga tidak ada kesulitan," ujar dia.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Metro, Basuki, mengatakan pihaknya akan memanggil pihak terkait untuk melakukan rapat dengar pendapat (hearing). Namun pertemuan ini belum dapat dilaksanakan karena Asisten II Pemerintah Kota Metro sedang di luar kota.

"Rencananya itu kita akan hearing minggu depan, saat ini Pak Yeri sedang di luar kota jadi kita belum bisa adakan itu," ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Berita Terkait


Komentar