#BERITAJAKARTA

Menang Reli, Rifat Sungkar Buka Rahasia Xpander AP4

Menang Reli, Rifat Sungkar Buka Rahasia Xpander AP4
Pebalap Rifat Sungkar memenangkan reli nasional akhir pekan kemarin. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Reli merupakan salah satu olahraga otomotif yang tidak hanya mengandalkan kemampuan mekanik untuk urusan performa, tetapi juga dibutuhkan kemampuan dari sisi pebalapnya. Hal itu diperlukan agar bisa meraih juara dalam ajang balap tersebut.

Adalah Rifat Sungkar pebalap dari Xpander Rally Team yang berhasil menjuarai ajang Fortuna Nusantara Tropical Sport Rally 2021, yang dihelat di Tanjung Lesung, Banten pada akhir pekan kemarin.

Menariknya, Rifat menjadi juara ajang reli nasional itu bukan dengan menggunakan mobil jenis sedan ataupun sport utility vehicle (SUV) pada umumnya digunakan di dunia reli, namun dia menggunakan mobil di segmen multi purpose vehicle (MPV), yakni Xpander AP4.

Dilansir dari laman YouTube Rifato, Rabu (14/4/2021), Rifat, mengaku bahwa pengembangan yang dilakukan pada Xpander terbilang sangat banyak. Prosesnya mulai dari mengubah titik distribusi untuk mendapatkan pengendalian yang prima, mengganti mesin hingga memasang beberapa komponen pengatur kelistrikan yang canggih.

Mobil berkelir merah putih yang digunakan Rifat itu disebut tidak menggunakan mesin standar. Sebab, kapasitas mesinnya dinaikkan menjadi 1.600cc dengan turbocharger. Terlihat ada dua lubang udara di atas kap mesin.

Pebalap nasional tersebut mengembangkan mobil Mitsubishi Xpander AP4 itu bersama Ralliart Team Selandia Baru. Dia menjelaskan bahwa pada bodi kit, terutama bumper depan, dibuat lebih besar untuk mengakomodasi handling dan aerodinamika.

"Untuk kepentingan handling, bumper dibuat lebih besar karena untuk aerodinamika saat berkecepatan tinggi, jadi handling-nya lebih baik," kata Rifat Sungkar.

Lebar mobil Mitsubishi Xpander AP4 bertambah 10-12cm karena ukuran fender yang diperbesar. Namun tidak mengubah desain khas Mitsubishi Xpander. Pada bagian samping, posisi kaca spion mundur 20cm ke belakang.

Menurut Rifat, letak spion diubah untuk menyesuaikan posisi duduk pebalap yang lebih ke belakang (posisi pilar B) untuk keperluan weight distribution yang lebih baik saat mobil berkecepatan tinggi.

Bobot mobil juga turun karena menggunakan kaca plexyglass yang lebih ringan plus lubang angin. Angin juga masuk melalui air scope di atas mobil. Sedangkan doortrim dibuat dari bahan karbon. "Semakin ringan mobil, semakin bagus handling. Bobot semula 1.780 kilogram menjadi hanya 1.230 kilogram," ungkapnya.

Bagian over-fender belakang mobil MPV Mitsubishi Xpander AP4 dibuat lebih tipis dengan tambahan protektor guna menyiasati perubahan travel suspension. Fender belakang juga menyatu dengan bumper sehingga posisi exhoust akan berada di tengah bumper belakang.

Faktor lain yang menjadi kelebihan Mitsubishi Xpander AP4 adalah penggunaan dua jenis wing belakang. Pertama adalah tipe besar untuk kebutuhan high speed. Sedangkan tipe yang lebih kecil tersedia untuk trek balap yang berkelok-kelok. "Wing itu memberikan pengaruh saat berkecepatan tinggi," kata Rifat Sungkar.

Terkait pencapaian yang didapat Xpander AP4 tersebut, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Naoya Nakamura, mengucapkan selamat dan apresiasi tertinggi untuk Rifat Sungkar dan Xpander Rally Team yang telah berhasil menjuarai kejuaraan Fortuna Nusantara Tropical Rally 2021 dengan Xpander AP4.

"Ini kembali membuktikan beragam keunggulan Mitsubishi Xpander, yang tidak hanya dapat menjawab kebutuhan dan keinginan masyarakat Indonesia sebagai mobil keluarga favorit, namun juara di kompetisi motor sport,” ujarnya dalam keterangan tertulis. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait