#IbadahHaji#VirusKorona

Menag Membeberkan Alasan Kepastian Haji Molor Hingga Juni

( kata)
Menag Membeberkan Alasan Kepastian Haji Molor Hingga Juni
Ilustrasi ibadah haji. AFP

Jakarta (Lampost.co) - Kementerian Agama (Kemenag) membeberkan alasan kepastian penyelenggaraan Haji 2020 diundur dari 20 Mei 2020 menjadi awal Juni 2020. Keputusan itu diambil setelah mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo dengan mempertimbangkan pandemi covid-19 di Indonesia dan Arab Saudi.

"Semoga ada perkembangan baik terkait penanganan covid-19, baik di Indonesia maupun Arab Saudi," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Mei 2020.

Indonesia masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah. Fachrul berharap semua pihak bisa konsentrasi mengefektifkan PSBB agar penyebaran virus korona melandai.

Fachrul menyampaikan geliat persiapan ibadah haji terlihat sudah mulai dilakukan pemerintah Arab Saudi. Antara lain dengan pemasangan tenda-tenda di Arafah oleh Muassasah Asia Tenggara.

"Sejak 17 Mei lalu tenda di Arafah sudah mulai terpasang," ucap Fachrul.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali mengatakan Kerajaan Arab Saudi akan mengumumkan secara resmi penyelenggaraan ibadah haji pada akhir Ramadan 2020. Informasi itu diperolehnya melalui Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebril.

Nizar menegaskan Kemenag siap memfasilitasi apapun keputusan terkait haji 2020. Kemenag sudah menyiapkan mitigasi atas kemungkinan skenario penyelenggaraan haji tahun ini dibatalkan atau tetap dilaksanakan.

"Mitigasinya sudah kami siapkan. Sehingga apapun keputusannya nanti, kami siap melaksanakan," ujar Nizar.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...

Berita Terkait

Komentar