#Kampus

Menag: Kampus Islam Harus Jadikan Agama sebagai Inspirasi

Menag: Kampus Islam Harus Jadikan Agama sebagai Inspirasi
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat meluncurkan SPAN-UM PTKIN di UIN Raden Intan, Kamis, 14 Januari 2021. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menteri Agama (Menag RI) KH Yaqut Cholil Qoumas meminta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mampu menjadikan agama sebagai inspirasi. Hal tersebut agar lulusan PTKIN mampu menjadikan ajaran Islam sebagai landasan beperilaku.

"Saya yakin jika ini dijalankan maka para alumni tidak akan melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran Islam seperti korupsi," kata dia saat launching SPAN-UM PTKIN di UIN Raden Intan, Kamis, 14 Januari 2021.

Selain itu, Menag juga meminta agar PTKIN mampu meningkatkan minat pada prodi keislamaan. Karena saat ini, di PTKIN sendiri justru prodi bercorak umum lebih banyak diminati. Pendaftar pun lebih didominasi lulusan sekolah umum.

"Ke depan akan ada kolaborasi perguruan tinggi umum dengan PTKIN. Hal ini agar PTKIN mampu berkembang dan menjadi pilihan serta lebih unggul," kata Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN Ali Ramdani menjelaskan, seleksi mahasiswa dilakukan dengan sistem terpadu secara nasional. Penentuan kelulusan peserta didasarkan pada nilai rapor peserta.

"Info akan disosialisasikan kampus dan website serta media sosial resmi panitia," kata dia saat menyampaikan sambutan.

Proses seleksi diawali dengan pengisian dan verifikasi PDSS mulai 19 Januari-17 Februari 2021. Kemudian dilanjutkan tahap pendaftaran hingga 1 Maret 2021. Seleksi akan dilakukan melalui dua tahap dan diumumkan pada 5 April berdasarkan keputusan menteri.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengungkapkan, pembangunan masyarakat dipengaruhi dengan kualitas perguruan tinggi. Untuk itu perlu ada sinergi yang baik antara pemerintah dan kampus.

Hal tersebut karena peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) dilakukan oleh perguruan tinggi. Jika kampus sebagai laboratorium memiliki kualitas, maka para lulusannya pun akan memiliki daya saing.

"PTKIN harus terus meningkat kualitas agar menghasilkan lulusan unggul dalam menghadapi era persaingan bebas," ujar Arinal.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait