#KEMENAG

Menag Akui Kementerian Agama Masih Tertinggal soal Pendataan

Menag Akui Kementerian Agama Masih Tertinggal soal Pendataan
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Dok Kemenag)


Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengakui Kementerian Agama (Kemenag) masih tertinggal perihal pendataan. Ia mengatakan pihaknya berusaha membenahi sistem pendataan sehingga bisa diakses oleh publik.
 
“Kami memang terkesan lambat dalam mengirimkan data. Kami akan terus benahi, dan harus diakui, bahwa soal data ini kami masih agak tertinggal, termasuk juga soal data pesantren,” kata Yaqut dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Kamis, 2 Juni 2022.


Dia menyebut Kemenag telah mengupayakan digitalisasi terhadap data-data yang ada agar dapat diakses publik. Namun, Kementerian Agama sebagai institusi yang banyak berkegiatan secara luring, belum terbiasa dengan kegiatan yang serba daring. Ia mengatakan targetnya tahun ini semua data sudah bisa didigitalisasi.
 
“Kemenag ini sebelumnya kementerian offline. Dan mengubah kebiasaan menjadi online sepenuhnya tentu bukan hal yang mudah. Kami membutuhkan proses dan target kami tahun ini kami bisa online semua data ini. Sehingga semua bisa membaca,” papar dia.
 
Sebelumnya, anggota komisi VIII DPR RI dari fraksi PDIP MY Esti Wijiyati mengkritik sistem pendataan di Kementerian Agama. Esti mengingatkan agar keterbukaan data segera dijadikan prioritas.
 
“Kalau di Kemenag ini saya mengalami kesulitan untuk memperoleh itu (data). Maka, menurut saya itu harus jadi program utama dari Kemenag untuk menyelesaikan terkait dengan pendataan," ujar Esti.

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait