#humaniora#tamanbaca#septictank

Memanfaatkan Lahan Septictank Menjadi Taman Baca

Memanfaatkan Lahan Septictank Menjadi Taman Baca
Sejumlah anak terlihat sedang bermain alat musik di Taman Baca Oase, Telukbetung. (Foto:Lampost/Zainuddin)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Menimba ilmu bisa dari mana saja, bahkan bisa dilakukan sambil ber,ain. Setidaknya ini yang dilakukan anak-anak penggiat Taman Baca Oase Telukbetung. Mereka tetap menikmati kegembiraannya di taman bacaan yang tertata apik sambil bermain musik atau lainnya. Meskipun, lokasi itu sebenarnya berada di atas septictank atau bangunan IPAL komunal warga, yang telah disulap tangan kreatif menjadi Taman Baca Oase.

Mereka terlihat bernyanyi dan bermain alat musik tradisional Lampung yakni cetik atau gamolan pekhing.

Komunitas Taman Baca Oase,  yang beralamatkan di Jalan MS. Batubara Gg. Sedap malam,  Kupang Teba, Bandar Lampung, terbentuk sejak 2016. Namun, baru pada tahun 2021 ini memiliki lokasi yang memadai, meskipun berada di atas septictank.

Ulung selaku RT setempat, menyebut ikut memprakarsai pemanfaatkan lokasi ini menjadi taman baca yang merupakan tempat bermain dan belajar anak-anak.
Ia berharap ada tempat layak untuk anak-anak bermain di tengah padatnya permukiman, dan memanfaatkan lokasi ini (septicktank) untuk dibangun tempat bermin dan belajar anak-anak.
Diharapkan dari kegiatan seni ini, anak-anak bisa berkarya dan ikut melestarikan budaya, katanya.

Sementara salah satu pengajar di Taman Baca Oase, Indah Fitrianah, menyebut kegiatan di taman baca ini setiap harinya adalah belajar dan bermain alat musik tradisional Lampung, yakni cetik atau gamolan.
Dari latihan yang dilakukan setiap hari, anak-anak yang berlatih di sini, menurut Indah, mampu tampil mengisi berbagai acara seperti pada 17 Agustus, perayaan Hari Ibu, dan kegiatan Hari Anak Nasional.

Dikatakan Indah, anak-anak yang bergabung di taman baca ini berasal dari lingkungan setempat, yakni RT 17.  Namun, ia menyebut tak menutup kemunkinan dari RT lain bisa bergabung. Kegiatan ini juga ikut membantu anak-anak lepas dari ketergantungan handphone.
-

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait