#beritalampung#beritatulangbawang#terorbuaya

Memakan Korban, Belum Ada Upaya Penangkapan Buaya Peneror di Kampung Bumidipasena Agung

Memakan Korban, Belum Ada Upaya Penangkapan Buaya Peneror di Kampung Bumidipasena Agung
Ilustrasi. Foto: Google Images


Menggala (Lampost.co): Kepala Kampung Bumidipasena Agung, Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang, Agustiono mengaku hingga kini belum ada upaya untuk menangkap buaya yang menyebabkan satu orang warganya tewas. 

"Sepertinya sampai sekarang belum ada," kata Agustionk dihubungi Lampost.co, Selasa, 10 Januari 2023.

Menurut dia, kanal di seputar lokasi kejadian itu merupakan habitat buaya muara tinggal, karena jarak muara Tulangbawang dan kanal outlet yang tidak terlalu jauh. Sehingga buaya masuk ke kanal dan tinggal di kanal outlet. 

"Memang banyak buaya disini dan banyak tinggal di kanal-kanal," ujar dia. 

Baca juga: Patroli Keamanan di Lambar Diminta Ditingkatkan

Ia mengaku, serangan reptil besar kepada manusia merupakan peristiwa kedua kalinya yang pernah terjadi di wilayah Kampung Bumidipasena Agung. 

"Yang pertama kejadiannya tahun 2012, korban sedang mencari udang. Tapi tidak sampai jatuh korban jiwa, karena korban berhasil diselamatkan hanya bagian tangan saja yang luka," kata dia.

Peristiwa teranyar serangan hewan bergigi tajam tersebut terjadi, Minggu, 8 Januari 2023. Kholik (15) warga Kampung Bumidipasena Agung ditemukan tidak bernyawa setelah diserang buaya ketika mencari ikan di Kanal Blok 5 Jalur 58 Kampung Bumidipasena Agung. Saat ditemukan korban mengalami luka gigitan pada bagian tangan kiri. 

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tulangbawang, Kennedy mengatakan penangkapan buaya yang meresahkan warga itu bukan ranah kerjanya. 

"Bukan tupoksi saya, tugas saya evakuasi terhadap bencana. Itu BKSDA," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait