#Bansos#ppkm

Medan Terjal dan Jauhnya Jarak Bikin Penyaluran Bansos di Lampura Telat

Medan Terjal dan Jauhnya Jarak Bikin Penyaluran Bansos di Lampura Telat
Kepala Perum Bulog Sub Divre Lampura, Arief  Kharisvan saat mengecek ketersediaan beras. Dok Bulog


Kotabumi (Lampost.co) -- Penyaluran bantuan sosial (Bansos) 10 kilogram beras bagi warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terkendala. Kendala yang bersifat geografis berupa medan tempuh yang jauh itu mengakibatkan distribusi bansos ditunda hingga Selasa, 3 Agustus dari jadwal semestinya, Sabtu, 31 Juli 2021.

Sementara untuk bantuan selain Program Keluarga Harapan (PKH) ditargetkan selesai pada 5 Agustus 2021.

Kepala Perum Bulog Sub Divre Lampura, Arief  Kharisvan mengatakan, kendala tersebut dialami PT Pos Indonesia sebagai rekanan yang akan menyalurkan bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

"Penyaluran di daerah Hulu Sungkai, misalnya. Selain jauh, medannya pun berat sampai armada pengangkut sering mengalami pecah ban," kata dia, Senin, 2 Agustus 2021. 

Baca: Bupati Lampung Utara Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

 

Arif menjelaskan, pihaknya menyalurkan bantuan untuk empat kabupaten, yakni di Way Kanan sebanyak 42.000 KPM (420 ton), Lambar 26.000 KPM (260 ton), Pesisir Barat 17.000 KPM (170 ton), dan Lampura sebanyak 57.000 KPM (570 ton).

"Jadi penyaluran tidak hanya dilakukan di satu tempat, misalnya Kantor Pos. Tapi juga sampai di kecamatan serta desa/kelurahan sasaran," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lampura, Eka Dharma Thohir menyebut sudah melakukan persiapan terkait pembacaan medan dan jalur tempuh sejak sebelum peluncuran bantuan di masa PPKM tersebut digulirkan.

"Tetapi kami baru menemukan kendala pekan lalu," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait