#orangtenggelam#penemuanmayat

Mayat Anonim di Denteteladas bukan Korban Kecelakaan Kapal Nelayan

Mayat Anonim di Denteteladas bukan Korban Kecelakaan Kapal Nelayan
Temuan mayat yang mengapung di laut lepas di Denteteladas, Tulangbawang. Dok.Polres


Menggala (Lampost.co) -- Jasad lelaki tanpa identitas yang ditemukan di laut lepas Kampung Sungaiburung, Kecamatan Denteteladas, Kabupaten Tulangbawang bukan merupakan korban kecelakaan kapal nelayan yang terjadi pada Jumat, 8 April 2022. 

Port Captain (PC) Kapal Bina Ocean 20, Malik mengatakan, berdasarkan keterangan awaknya yang sempat melakukan penyelamaan terhadap sembilan penumpang kapal nelayan yang tenggelam tersebut memastikan mayat yang baru ditemukan itu bukan bagian dari korban. 

"Jasad itu juga sudah saya konfirmasikan ke sembilan korban yang selamat. Berdasarkan ciri-cirinya, mereka menegaskan bukan bagian dari rombongan," kata Malik, Minggu, 10 April 2022.

Baca: Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Pantai Denteteladas

 

Berdasarkan keterangan nahkoda kapal, lanjut dia, mereka melakukan penyelamatan sekitar pukul 02.00 hingga 04.00 WIB dini hari. Kapal tersebut bertolak dari Rembang menuju Palembang. 

"Mereka nelayan cumi-cumi. Menurut keterangan nelayan, mereka berjumlah 10 orang. Sembilan selamat dan satu hilang," ujar dia. 

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di laut lepas di wilayah Kampung Sungai Burung, Kecamatam Denteteladas, Tulangbawang, tepatnya di koordinat S 04°33,527' E 106°02,460'.

Kasat Polairud Polres Tulangbawang, Iptu Decky Arishon mengatakan, mayat laki-laki yang diduga tewas tiga hari lalu ditemukan masyarakat mengambang dalam kondisi tertelungkup di laut pada Sabtu, 9 April 2022, sekitar pukul 12.15 WIB.

"Kondisi mayat anonim saat ditemukan kulit sudah mengelupas, bagian wajah sudah membengkak, dan diperkirakan meninggal sudah tiga hari," kata dia. 

Ia menjelaskan, mayat yang kondisinya mulai membusuk itu memiliki ciri-ciri rambut lurus, tinggi badan sekitar 170 cm, menggunakan celana jeans pendek warna cokelat, tidak memakai baju, dan diperkirakan berusia 40 tahun.

"Usai dievakuasi mayat anonim terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas Pasiran Jaya, kemudian langsung dibawa ke RSUD Menggala untuk dilakukan autopsi," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait