#bantuan#pariwisata#bpup

Mau Dapat Rp1,8 Juta, Ini Syaratnya Bagi Pelaku Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Mau Dapat Rp1,8 Juta,  Ini Syaratnya Bagi  Pelaku Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Pelaku usaha mendaftar Program Bantuan Pemerintah Bagi Usaha Pariwisata (BPUP) melalui laman https://bpup.kemenparekraf.go.id/. (Foto:Lampost/Triyadi Isworo)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) yang ada di Bumi Ruwai Jurai didorong untukmengikuti Program Bantuan Pemerintah Bagi Usaha Pariwisata (BPUP) agar mendapatkan bantuan Rp1,8 juta. Program tersebut dihelat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) untuk menghidupkan perekonomian.

Ketua Asosiasi Hospitality Leaders Indonesia (AHLI) Provinsi Lampung, Hadori Rosadi, mengatakan pihaknya menaungi 4 sektor pariwisata yaitu pimpinan usaha perhotelan, usaha makanan dan minuman, usaha perjalanan wisata dan lembaga pendidikan tinggi pariwisata kedalam satu wadah asosiasi resmi dan terstruktur.

"Pastinya kami menyambut baik adanya program ini. Setidaknya bisa membantu teman-teman," katanya kepada Lampost, Minggu, 21 November 2021.

Ia menceritakan pihaknya telah menyampaikan informasi tersebut kepada pada member AHLI untuk turut serta ikut dalam program BPUP tersebut. 

"Progam ini sudah dishare kepada member AHLI. Namun kita belum update berapa member/orang yang akan ikut. Karena kemarin baru kita share linknya, jadi belum diinventarisasi" katanya.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memberikan bantuan sebesar Rp1,8 juta setiap usaha pariwisata dan ekonomi kreatif bertujuan untuk menggairahkan kembali perekonomian dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. 

Pihaknya mendorong para pelaku usaha pariwisata yang terdampak pandemi covid-19 dapat memanfaatkan dan mendaftarkan diri dalam program BPUP ini. 

BPUP 2021 merupakan salah satu bantuan pemerintah yang diberikan kepada usaha pariwisata skala kecil dan menengah yang terdaftar pada OSS Kementerian Investasi/BKPM tahun 2018 - 2020. 

Bantuan ini diberikan kepada 6 jenis usaha yaitu agen perjalanan wisata, biro perjalanan wisata, spa, hotel melati, homestay, dan penyediaan akomodasi lainnya.

Pendaftarannya telah dibuka mulai 15 November 2021 dan ditutup pada 26 November 2021 pukul 23.59 WIB. Para pelaku usaha dapat mendaftarkan usahanya melalui laman https://bpup.kemenparekraf.go.id/.

Adapun persyaratan dokumen yang diperlukan untuk mendaftar, antara lain NIB (dapat di check melalui laman pendaftaran), KTP Penanggung Jawab Usaha (pemilik perusahaan), NPWP atas nama Badan Usaha, SPT Tahunan (1 tahun terakhir), Surat permohonan ke Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi pariwisata (format pada laman BPUP).

Kemudian Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) keabsahan data yang disampaikan dan ditandatangani meterai Rp10.000, Akte Pendirian, Anggaran Dasar serta perubahan terakhir (AD/ART), dan Surat Kuasa penunjukkan pengelolaan rekening. 

 

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait