#pajak#pkb-bbnkb#pemutihan#tuba#beritalampung

Masyarakat Tulangbawang Antusias Ikuti Program Pemutihan Pajak

Masyarakat Tulangbawang Antusias Ikuti Program Pemutihan Pajak
Kasat Lantas Polres Tulangbawang AKP Adit Priyanto saat memantau berjalannya program pemutihan di Samsat Bersama Menggala, Tulangbawang, Rabu (18/10/2017). (Foto: Lampost/Ferdi Irwanda).


MENGGALA (Lampost.co)--Masyarakat antusias mengikuti program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bersama Menggala, Tulangbawang, Rabu (18/10/2017).

Subroto (45), warga Kelurahan Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Barat mengatakan sangat terbantu dengan adanya program pemutihan. Karena dengan adanya pemutihan dapat meringankan pembayaran pajak yang telah menunggak.
"Sangat terbantu sekali program pemutihan ini. Apalagi motor saya sudah tiga tahunan mati pajak," kata Subroto di temui di Samsat Bersama Menggala, Tulangbawang.
Ia mengaku tidak ada kesulitan dalam mengurus berkas pemutihan. Subroto pun berharap program seperti ini dapat bergulir tiap tahunnya.
"Saya berharap program seperti ini bisa terlaksana setiap setahun atau dua tahun sekali," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tulangbawang AKP Adit Priyanto saat memantau pelaksanaan pemutihan di samsat setempat menuturkan selama dua hari dimulainya program pemutihan yakni Selasa (17/10) dan hingga Rabu (18/10) sudah ada peningkatan jumlah pengurangan pajak utang kendaraan bermotor.
"Selama dua hari pelaksanaan program pemutihan sudah hampir seratus wajib pajak yang mendaftarkan kendaraannya," katanya.

Ia menjelaskan untuk mengantisipasi kendaraan bodong, pihaknya telah menyiapkan crisis center, yang bertugas melakukan penelitian keabsahan fisik dan dokumen kendaraan. Sehingga tidak ada kendaraan illegal yang akan lolos dan masuk dalam proses pemberian keringanan, pengurangan dan/atau pembebasan tunggakan dan denda PKB dan BBNKB.

"Jadi setelah dinyatakan lengkap dan sah oleh petugas crisis center, maka pemohon dapat melakukan pendaftaran pada loket yang sudah ditentukan," terangnya.
"Bagi kendaraan bermotor yang didaftarkan dalam program pemberian keringanan, pengurangan dan atau pembebasan tunggakan dan denda PKB tahun ini akan dicatat dalam database dan diberi tanda khusus pada buku BPKB dan STNK, sehingga kalau pun terpaksa ada program serupa kendaraan tersebut tidak akan dapat mengikuti kembali dan apabila pada tahun berikutnya tidak melakukan pelunasan PKB akan diberikan sanksi kumulatif," imbuhnya.
Adit menghimbau bagi masyarakat agar dapat memamfaatkan program pemutihan yang sudah berlangsung sejak tanggal (17/10) dan akan berahir 31 Desember 2017.
"Pelayanan kita mulai beroprasi pada pukul 08.00-18.00, setiap harinya. Termasuk hari Sabtu namun hanya sampai dengan pukul 12.00 saja," pungkasnya.
Kaur Penetepan Bapenda Provinsi Lampung Samsat Menggala Darno, mengatakan selama dua hari pelaksanaan program pemutihan tidak menemui kendala.

 

EDITOR

Ferdi Irwanda

loading...




Komentar


Berita Terkait