#beritalampung#beritapesawaran#covid-19#nataru

Masyarakat Diminta Mewaspadai Penularan Covid-19 saat Musim Libur Nataru

Masyarakat Diminta Mewaspadai Penularan Covid-19 saat Musim Libur Nataru
Ilustrasi. Foto: Dok/Medcom.id


Pesawaran (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus berupaya untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 pada libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Media Apriliana mengatakan, pihaknya terus berupaya dengan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar senantiasa mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan di luar rumah.

"Kita ketahui, saat libur akhir tahun mobilitas masyarakat terus meningkat. Apalagi di lokasi tempat wisata, sehingga ada kekhawatiran terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bumi Andan Jejama," ujarnya, Senin, 28 November 2022.

Selain memberikan edukasi, kata dia, pihaknya juga terus melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19, bekerja sama dengan stakeholder lainnya seperti TNI Polri, maupun puskesmas yang ada di 11 kecamatan kita untuk melakukan mobilisasi pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat.

Baca juga:  UMP Provinsi Lampung 2023 Naik Rp192 Ribu

Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah memprioritaskan untuk melengkapi vaksin primer, booster, dan booster kedua untuk para lansia, dan mendorong masyarakat untuk datang ke lokasi pelayanan vaksinasi yang dilakukan baik di kantor desa maupun puskesmas. 

"Masyarakat harus tahu, varian baru Omicron yaitu XBB ini lebih cepat menular, walaupun gejala yang dirasakan pada umumnya ringan bagi warga yang telah di vaksin booster," kata dia.

Dirinya juga meminta kepada petugas puskesmas, agar selalu melakukan penerapan 3T, yakni, test, tracking, dan treatment kepada masyarakat, baik yang pulang berpergian maupun yang terdapat gejala.

"Untuk masyarakat, kami imbau agar mendatangi fasilitas yang ada di daerahnya. Apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek dan lainnya, sehingga dapat segera dilakukan penanganan oleh petugas medis," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait