lampungcovid-19

Masyarakat Berharap Gedung TPI Kembali Difungsikan

Masyarakat Berharap Gedung TPI Kembali Difungsikan
Gedung tempat pelelangan ikan (TPI) di kecamatan pesisir tengah kabupaten pesisir barat yang terbengkalai.


Krui (Lampost.co) -- Masyarakat nelayang berharap pemerintah kembali memfungsikan gedung tempat pelelangan Ikan (TPI) di Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, yang selama ini terbengkalai. Hal itu mendapat tanggapan dari DPRD Pesisir Barat 

Anggota Dewan Pesisir Barat , Rohan Efendi, mengatakan pihaknya menampung dan akan menyampaikan aspirasi nelayan itu kepada pemerintah. 

"Senin (23/11)  memang ada pertemuan kami dengan dinas perikanan akan kami sampaikan tentang harapan itu, pembangunan TPI, pengelolaan TPI secara profesional, dan pengadaan cold storage," kata Rohan Jumat,  20 November 2020. 

Pihaknya, kata dia, mengetahui kalau selama ini para nelayan banyak bergantung kepada lapak-lapak selaku induk mereka dalam menjual hasil tangkapan laut. Pada saat cuaca buruk para nelayan tidak melaut kebutuhan hidup keluarga harus terus terpenuhi maka para nelayan mendapat pinjaman dari lapak-lapak itu, dan setelah nanti bisa melaut maka hutang itu dibayar dengan hasil tangkapan laut atau ikan yang kemudian diberikan pada pihak lapak. 

"Memang perlu dikelola dengan baik dan profesional, kalau nantinya TPI kembali dihidupkan adanya koperasi simpan pinjam nelayan yang bisa membantu keluarga nelayan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka saat tidak bisa melaut," ujar Rohan, yang merupakan ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) kabupaten Pesisir Barat tersebut. 

Sebelumnya, nelayan berharap TPI dihidupkan kembali memiliki tempat pendinginan hasil tangkapan laut yang berkapasitas besar (cold storage) dikelola secara profesional oleh koperasi atau BUMD. 

"Karena kalau sekarang  nelayan tidak mengetahui sepenuhnya harga ikan . Kalau ada TPI nelayan bisa ikut lelang dan mengetahui betul berapa harga ikan dipasaran. Adanya koperasi dapat melindungi nelayan , karena saat musim ikan harganya  turun drastis , sementara cold storage untuk menampung ikan sehingga saat harga normal bisa dijual. Sebab sekarang ini nelayan terpaksa menjual   ikan mereka dengan harga murah daripada dibiarkan busuk , karena tidak ada cold storage," kata seorang nelayan di kecamatan Pesisir Tengah. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait