#pancaroba#hujan#beritalampung

Masuki Pancaroba Warga Diimbau Bersihkan Parit dan Saluran Air

Masuki Pancaroba Warga Diimbau Bersihkan Parit dan Saluran Air
Dokumentasi Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki musim pancaroba masyarakat diimbau untuk lebih hati-hati dan waspada potensi terjadinya banjir dan longsor serta pohon tumbang.

 Sebagai langkah antisipasi, warga diminta melakukan pembersihan saluran air dan selokan. Begitu juga dengan pemerintah, diharapkan untuk dapat melakukan normalisasi sungai yang berpotensi banjir atau menimbulkan genangan.

Kasi  Data dan Informasi BMKG Rudi Harianto mengungkapkan Lampung saat ini sudah mulai memasuki musim hujan meski insensitas kecil.

Menurutnya, jika melihat awan, potensi hujan sudah mulai masuk ke arah Lampung bagian selatan. Jika lihat prakiraan klimatologi awal Desember potensi hujan di Lampung sudah cukup lumayan.

" Antisipasi masa pancaroba angin signifikan kencang tidak beraturan sehingga masyarakat dihimbau untuk hati-hati terjadi pohon tumbang . Waspada lebih dini dengan membersihkan selokan, paret sekitar rumah, dari Pemda diharapkan untuk normalisasi sungai besar yang berpotensi banjir dan menimbulkan genangan, " tuturnya.

Senada diungkapkan oleh Sekretaris BPBD Bandar Lampung Rizki,  ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengantisipasi dan meminimalisir banjir dengan cara pembersihan dan gotong royong membersihkan saluran air,  dan sungai.

Kemudian, bagi warga juga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon di lereng serta daerah curam,  serta menghindari daerah perbukitan dan rawan longsor. Apabila ada parit pendangkalan untuk melakukan pembersihan.

" Sebenarnya untuk banjir kita sifatnya kiriman,  namun untuk meminimalisir hal itu kita himbau kepada semua warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena berpotensi menimbulkan genangan dan banjir," saran dia.

Begitu juga dengan daerah yang rawan longsor, kontur tanah curam di lereng pegunungan. Masyarakat diupayakan tidak membuat bangunan di tempat yang curam,  tidak menebang pohon, serta melakukan penghijauan.

" Selain banjir kiriman, rata-rata bajir kita ini disebabkan oleh saluran air yang tersumbat,  sehingga kita minta peran aktif dari masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi datangnya musim hujan," paparnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait