#DEMO#MAHASISWA#LAMPUNG

Massa Jebol Pagar Kawat Berduri

Massa Jebol Pagar Kawat Berduri
Mahasiswa meminta untuk masuk ke dalam Gedung DPRD Provinsi Lampung. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil menjebol pagar kawat berduri yang dipasang oleh aparat pengamanan, di depan Kantor Pemerintahan Provinsi Lampung, Kamis, 15 September 2022.

Pagar kawat berduri lapis pertama dibobol oleh para mahasiswa dengan menarik paksa hingga terlepas.  Para mahasiswa Aliansi Lampung Memanggil langsung menuju ke pagar kawat berduri lapis kedua yang sudah dijaga oleh kepolisian.

Massa adu mulut dengan pihak kepolisian. Para mahasiswa meminta untuk masuk ke dalam Gedung DPRD Provinsi Lampung. Sedangkan kepolisian berkilah jika mahasiswa tidak bisa masuk dikarenakan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan.

Sampai pukul 12.57 WIB negosiasi masih berlangsung antara pihak kepolisian dan mahasiswa.

Sementara itu, Humas Aliansi Lampung Memanggil, Putra, mengatakan tuntutan Aliansi Lampung Memanggil kali ini menolak segala bentuk kebijakan anti rakyat dan disertai tuntutan lainnya.

"Seperti tolak kenaikan BBM, tolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), lalu cabut Undang-Undang Cipta Kerja, serta libatkan masyarakat dalam rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas)," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengutuk keras aparatur negara yang merepresif ke kawan-kawan mahasiswa di berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke. "Yang hari ini kita coba tuntut bersama-sama yang sudah disepakati oleh Aliansi Lampung Memanggil," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait