#aksi#unjukrasa

Massa Aksi Bubar dari DPRD Lampung

Massa Aksi Bubar dari DPRD Lampung
Peserta aksi mulai membubarkan diri dari area Kantor DPRD Lampung. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Massa aksi Aliansi Lampung Memanggil mulai membubarkan diri setelah nota kesepahaman ditandatangani Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay.

Penandatanganan itu juga disaksikan Wakil Ketua DPRD Lampung Raden Muhammad Ismail dan Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno, yang menemui demonstran, Rabu 11 April 2022.

Koordinator Lapangan, Tommy Pasha, mengatakan pihaknya memberikan waktu selama 3 x 24 jam kepada pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan.

"Kalau dalam waktu tersebut yang tuntutan diabaikan, kami akan datang dengan massa yang lebih banyak," kata dia.

Selain itu, Tommy berharap sikap Gubernur dan anggota dewan yang mau turun menemui peserta aksi bukan hanya gimik.

"Jangan turun supaya kami tenang saja, tapi tindaklanjuti tuntutan kami sampai ke pemerintah pusat," katanya.

Pantauan Lampost.co massa aksi membubarkan diri pukul 15.40 WIB dari sekitar kantor DPRD Lampung. Sementara itu setelah massa tak terlihat, seluruh personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP melaksanakan apel pembubaran pasukan.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait