#Covid-19lampung#BERITABANDARLAMPUNG

Masjid Dianjurkan Tidak Terima Jemaah dari Luar Lingkungan

Masjid Dianjurkan Tidak Terima Jemaah dari Luar Lingkungan
Ilustrasi salat saat pandemi. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam


Bandar Lampung (lampost.co) -- Ketua Ikatan Khatib dan Dewan Masjid Indonesia (IK-DMI) Lampung, Ahmad Dimyathi, menganjurkan masjid atau musala tidak menerima jemaah dari luar lingkungan. Hal itu untuk menghindari adanya penularan Covid-19 bagi jemaah.

Menurutnya, jika ada musafir yang bersinggah masjid diharapkan menyediakan tempat khusus. Selain itu, untuk para jemaah pihaknya mengimbau untuk membawa sajadah masing-masing.

"Kami mengapresiasi pemerintah telah memberikan izin beribadah ramadan, dan masyarakat diharapkan patuh pada aturan yang sudah ada," ungkapnya di ruang kerja, Senin, 12 April 2021.

Pihaknya juga menyarankan agar masyarakat menggunakan minimal 8 rakaat untuk salat tarawih. Kemudian, rakaat selanjutnya disarankan dilakukan di rumah masing-masing.

Dimyathi mengatakan, hal itu bertujuan untuk mengantisipasi adanya kerumunan dalam waktu lama. Selain itu, anjuran tersebut juga agar rumah mendapatkan barokah.

"Bagi yang sedang sakit demam, batuk, pilek, dan sesak napas diarahkan agar beribadah dirumah saja, demi kemaslahatan yang lebih besar dan menghindari rasa was-was," katanya.

Para Khatib dan Da'i di lingkungan masjid didorong membuat konsep naskah khotbah dan kajian ilmu islam lebih simpel dan efektif dengan durasi maksimal 15 menit. Budaya tadarus al-Qur'an di masjid dapat tetap dilaksanakan sesuai waktu yang disepakati dan tetap menjaga protokol kesehatan.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait