#pencuriansapi#pencurian

Marak Pencurian Sapi, Ini Penjelasan Polres Lamsel

Marak Pencurian Sapi, Ini Penjelasan Polres Lamsel
Polres Lampung Selatan. Lampost /perdhana


Kalianda (Lampost.co) -- Polres Lampung Selatan menyebutkan sudah melakukan pemetaan, dan pemantauan terkait upaya pengungkapan kasus pencurian ternak sapi yang kerap terjadi di Lampung Selatan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Enrico Donald Sidauruk menjelaskan selain pemetaan, pihaknya sudah koordinasi dengan jajaran polsek.

Baca juga: Kapolda: Tindak Tegas Pencuri Sapi di Lampung Selatan

"Sudah koordinasi dengan polsek jajaran," kata dia, Jumat, 18 Juni 2021.

Menurutnya, pemetaan dan pemantauan beberapa orang yang berkaitan dengan ternak sapi, seperti tukang jagal, penjual daging, hingga penjual atau blantik sapi.

"Sudah dipantau semua yang terkait ternak sapi," ujarnya.

Lulusan Akpol 2010 itu menjelaskan dari hasil pemetaan dan pemantauan selama ini ada beberapa yang sudah dicurigai, namun belum cukup bukti.

"Dari hasil pemantauan sudah ada dugaan-dugaan," ujar dia.

Mantan Kasat Reskrim Polres Pesawaran itu menjelaskan selama ini sudah berusaha maksimal untuk ungkap kasus pencurian ternak sapi yang meresahkan masyarakat.

"Kami sudah berupaya maksimal untuk ungkap kasus ini," katanya.

Kasus pencurian hewan ternak sapi di sejumlah kecamatan Lampung Selatan semakin hari semakin menjadi. Berdasarkan catatan lampost.co, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, sebanyak 8 ekor sapi warga hilang dicuri di empat kecamatan yang berbeda.

Di Desa Sukaraja Kecamatan Palas, dan Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, modus yang dilakukan kawanan pencuri dengan memotong sapi curian dan meninggalkan jeroan tidak jauh dari lokasi kejadian.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait