#UNILA

Mapala Unila Bantah Teribat Aksi Kericuhan di Kampus

Mapala Unila Bantah Teribat Aksi Kericuhan di Kampus
Ketua Umum Mapala Unila Yopi Nadama. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Lampung (Unila) membantah keterlibatan mereka dalam kericuhan di sekitar kampus. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 22 September 2022 malam itu diyakini tawuran mahasiswa sesama fakultas.

Sebelumnya ada informasi tawuran tersebut akibat kesalahpahaman yang terjadi pada sore hari di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

"Selepas Isya saya ditelepon katanya ada keributan Ormawa di FEB. Dari Mahepel sama salah satu himpunan mahasiswa di FEB," kata Ketua Umum Mapala Unila Yopi Nadama saat ditemui, Jumat, 23 September 2022.

Saat kejadian, dirinya ada di Metro. Kemudian setelah kembali ke Graha Kemahasiswaan ia terkejut karena rombongan himpunan mahasiswa mencarinya hampir ratusan orang, dan mulai mengacak-acak sekitar Graha Kemahasiswaan.

"Saya dikasih tahu sama anak Graha Kemahasiswaan kalau ada yang cariin saya. Padahal Mapala Unila ini nggak ada sangkut pautnya sama ini (kericuhan)," kata dia.

Setelah itu ia mulai berjaga-jaga dan ingin mengonfirmasi jika Mapala Unila tidak ada sangkut pautnya dengan Mahepel FEB Unila yang diduga bentrok tawuran dengan salah satu himpunan mahasiswa FEB.  "Dari kami (Mapala) nggak ada masalah sama siapa-siapa," kata dia.

Terakhir ia menegaskan bahwa UKM pecinta alam di Unila banyak, bahkan terbagi di tingkat fakultas, sehingga kemungkinan banyak pihak yang menganggap UKM pecinta alam tingkat universitas dan fakultas itu satu kesatuan. "UKM pecinta alam ini kan banyak di Unila, di setiap fakultas-fakultas punya," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait