#manusiagerobak

Manusia Gerobak Kembali Berkeliaran di Jalanan Bandar Lampung

( kata)
Manusia Gerobak Kembali Berkeliaran di Jalanan Bandar Lampung
Sejumlah manusia gerobak beristirahat di salah satu udut di Jalan Teuku Umar, Bandar Lampung.Lampost.co/Apriesti Liantiana

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehadiran manusia gerobak dengan membawa anak-anak kecil di tengah pandemi covid-19 kembali mewarnai sejumlah sudut jalan di Bandar Lampung. Padahal, sepanjang Ramadan lalu, Pemkot Bandar Lampung sudah melakukan razia terhadap mereka.

Sepanjang Jalan Teuku Umar, Kedaton, kembali ramai dengan manusia gerobak yang sedang beristirahat siang. Dari pagi hingga sore hari mereka mencari sampah dan barang-barang bekas untuk dijual kembali.

Imam (30), salah satu petugas keamanan sebuah toko di Jalan Teuku Umar, mengatakan manusia gerobak yang berkeliaran kembali ramai. "Setiap siang hari mereka pasti berkumpul di salah satu pos untuk beristirahat makan bersama anak-anaknya. Sebelumnya sudah tidak terlihat lagi manusia gerobak ini. Tapi semenjak dikatakan adanya new normal mereka kembali bermunculan," katanya, Rabu, 3 Juni 2020.

Dia menjelaskan tidak semua manusia gerobak berasal dari Bandar Lampung karena banyak juga dari luar daerah. "Saya pernah mengobrol dengan salah satu manusia gerobak meminta mengambil barang-barang bekas di gudang kantor untuk dijualnya kembali. Ternyata mereka tidak semua berasal dari Bandar Lampung karena ada yang dari Pringsewu dan Lampung timur. Padahal lagi ada wabah covid-19 mereka tetap memberanikan diri untuk kemari," ujarnya.

Banyak masyarakat khawatir akibat ramainya manusia gerobak yang tidak peduli dengan keadaan sekarang. Neni (40) menjelaskan kekhawatirannya terhadap manusia gerobak.

"Jujur saja saya pribadi takut dengan ramainya mereka berkeliaran membawa anak-anak di tengah wabah seperti ini karena virus ini mematikan. Alasan mereka berkeliaran untuk mencari nafkah tapi tidak memikirkan dampaknya apabila mereka menyepelekan virus ini," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar