#COVID-19#METRO

Mantan Kasatpol PP Kota Metro Meninggal karena Terpapar Covid-19

Mantan Kasatpol PP Kota Metro Meninggal karena Terpapar Covid-19
Upacara penghormatan terakhir kepada mantan Kasatpol PP Kota Metro, Almarhum H. Juri di halaman RSUD Ahmad Yani yang dipimpin oleh Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Metro, H. Juri, meninggal akibat terpapar virus covid-19. Ia dinyatakan meninggal setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani selama dua hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, H, Juri dibawa ke UGD RSUD Ahmad Yani pada Kamis, 22 Juli 2021 dan dikabarkan meninggal pada Sabtu, 24 Juli 2021 sekitar pukul 06.15 WIB. 

Sekretaris Satpol-PP Kota Metro, Jose Sarmento mengaku terpukul dan sangat kehilangan atas meninggalnya mantan pimpinan pada pasukan yang dia pimpin.

"Saya sangat merasa kehilangan atas meninggalnya H. Juri. Beliau merupakan seorang pimpinan yang memiliki dedikasi yang tinggi selama menjabat Kepala Satpol-PP," ujarnya usai melakukan upacara penghormatan terakhir di halaman RSUD Ahmad Yani, Sabtu, 24 Juli 2021.

Jose menjelaskan almarhum menjabat sebagai Kepala Satpol-PP Kota Metro sejak 2013 hingga 2015.

"Beliau menjadi panutan kami, kinerja beliau menjadi teladan bagi kami. Selama kepemimpinannya, beliau merupakan salah satu sosok yang kami hargai dan kami segani. Karena beliau adalah sosok yang disiplin dan dapat mengayomi kami," kata Jose.

Baca juga :

Dia menambahkan kepergian mantan Kasatpol PP akibat terpapar covid-19 itu dapat menjadi hikmah bagi masyarakat umum. Khususnya untuk selalu menerapkan  protokol kesehatan dimanapun berada supaya tubuh tidak terserang virus Corona.

"Ini menjadi pelajaran bagi semua dan masyarakat secara umum, bahwa semua wajib menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, mengatakan, rekam jejak birokrasi almarhum H. Juri di Kota Metro mulai dari jabatan Camat Metro Barat hingga menjadi Kasatpol PP dan saat ini bertugas di Dinas BKKBN.

"Beliau pernah menjadi camat Metro Barat dan pernah menjadi Kasat Pol-PP. Selanjutnya, posisi beliau ada di BKKBN sebagai fungsional," kata dia.

Baca juga :

Bangkit juga menyampaikan, almarhum H. Juri dinyatakan meninggal dunia akibat positif Covid-19 dengan penyakit penyerta diabetes melitus.

"Iya benar (meninggal akibat Covid-19, Red) jadi penjelasan dari direktur rumah sakit tadi dua hari yang lalu masuk ke UGD, dengan kondisi yang sudah kritis dan dilakukan tindakan di isolasi. Hari ini hari sabtu jam 06.15 WIB pagi tadi meninggal dunia. Informasi dari perawat, beliau komorbid kencing manis diabetes," ujarnya.

Diketahui, jasad almarhum dibawa ambulans dengan pengawalan polisi menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kel. Ganjar Agung, Kec. Metro Barat. Proses pemakamannya pun menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Upacara penghormatan terakhir juga dipimpin oleh Wali Kota Metro, Wahdi  di halaman RSUD Ahmad Yani. Terlihat, peti Jenazah diangkut menggunakan mobil ambulans Public Safety Center (PSC) berplat nomor polisi BE 2129 FZ milik dinas kesehatan Kota Metro.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait