#anak#harianak

Manfaat Bermain Lego bagi Si Kecil

Manfaat Bermain Lego bagi Si Kecil
Anak bermain lego. www.utakatikotak.com

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Selain untuk menyenangkan hati, mainan juga dapat digunakan anak untuk mengembangkan kemampuan koginitif dan imajinasi. Salah satu mainan yang cukup digandrungi anak-anak yaitu permainan lego, yang memberikan banyak manfaat bagi si kecil.
"Kegiatan bermain kreatif dengan lego mengembangkan imajinasi dan kreativitas anak serta mengasah potensi anak sebagai perancang masa depan apa pun nanti profesinya," ujar psikolog klinis, Liza Marielly Djaprie, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Melalui permainan yang dilakukan dengan menyusun bongkahan-bongkahan tersebut, anak secara tidak langsung berlatih mengasah keterampilan motorik halusnya melalui kegiatan, memegang, menyusun, hingga melepaskan. Manfaat lain bermain lego juga melatih keterampilan kognitif anak, yakni membantu mereka mengenal warna, tekstur, bentuk, dan dimensi sejak usia dini.
Selain itu, anak juga belajar mengembangkan kemampuan bermain peran (roleplay) dan bercerita (story telling). Bahkan terapi anak berkebutuhan khusus dan penilaian psikologis anak juga dapat dilakukan dengan lego. Tidak hanya bermanfaat bagi si kecil, permainan lego juga memiliki manfaat jika dilakukan oleh orang dewasa.
“Menyusun lego juga merupakan kegiatan rekreasi positif yang menyenangkan sekaligus menenangkan bagi orang dewasa," kata dia.
Manfaat lain dari permainan tersebut bagi orang dewasa adalah mengurangi stres dari rutinitas dan kesibukan pekerjaan.
Di luar negeri, lego sudah digunakan untuk memfasilitasi proses menghasilkan ide-ide kreatif (brainstorming) dan memecahkan masalah (problem solving). Bahkan di Indonesia, lego juga dimanfaatkan untuk menyalurkan hobi fotografi.
Untuk itu, tidak ada salahnya jika orang tua meluangkan waktu bersama, untuk bermain lego dengan si kecil. Selain melatih keterampilan anak, orang tua juga dapat menjalin kedekatan dengan mereka.

Pilihkan Tema

Pengajar di Taman Permainan Lego Jakarta, Ruth Karina Febriani, mengatakan lego masih menjadi permainan yang disenangi oleh anak karena memiliki bentuk, warna, hingga karakter yang menarik. Namun, agar permainan asal Denmark tersebut dapat memberikan manfaat secara maksimal, orang tua, atau guru perlu memberikan bimbingan saat anak bermain lego, seperti menentukan tema-tema permainan.
"Kami biasa mengajak anak bermain dengan tema-tema yang menarik, mulai dari sains, teknologi, engineering, hingga matematika," kata Karina saat diwawancarai Metro TV, beberapa waktu lalu.
Tidak hanya itu, tema-tema seperti kebudayaan Indonesia, juga dapat dikenalkan melalui permainan ini. Untuk itu, sebelum bermain, Karina menyarankan agar para guru atau orang tua dapat menjelaskan materi-materi sesuai tema yang akan dimainkan.
Melalui permainan lego anak akan dapat lebih berkonsentrasi sehingga dapat makin berprestasi secara akademis di sekolahnya. Selain itu, melalui permainan lego juga anak belajar bersosialisasi dengan baik, memecahkan persoalan, hingga mampu berpikir kritis. 

EDITOR

*2/Media Indonesia/MTVN

loading...

Berita Terkait

Komentar