#kasuspelecehan#manajemenkafe

Manager Southbank Bantah Terjadi Pelecehan di Kafenya

Manager Southbank Bantah Terjadi Pelecehan di Kafenya
Foto : Kafe Southbank di kawasan Bandar Lampung. (Foto: Lampost/Putri Purnama)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Manager kafe Southbank, Iskandar, membantah adanya tindak pelecehan seksual yang dilakukan salah satu anggota DPRD Lampung (FS) terhadap seorang wanita berinisial FA.

"Baik saya maupun karyawan lain tidak mengetahui adanya peristiwa tersebut yang dikatakan terjadi di dalam Southbank pada 15 Januari lalu. Kalau tanggal segitu ya saya ada di dalam sampai tutup," katanya, Kamis, 17 Februari 2022.

Iskandar mengatakan Southbank pada tanggal 15 Februari itu tutup sekitar pukul 23.00 WIB, sedangkan menurut berita yang beredar peristiwa itu terjadi pukul 02.00 dini hari.

"Kami tutup sesuai anjuran Satgas Covid-19, beres-beres sampai semua karyawan pulang jam 11 malam. Nggak ada kejadian ribut-ribut di sini," ujarnya.

Iskandar berharap atas viralnya peristiwa yang kurang tepat itu, tidak ada lagi pihak yang mengaitkan Southbank terhadap cerita FS dan FA. Karena itu semua tidak benar terjadi di dalam Southbank.

"Baik FA dan FS kan sudah memberikan klarifikasi, pelapor juga sudah damai jadi ya baiknya tidak dibahas lagi," ujarnya.

Selanjutnya, Iskandar mengatakan pihaknya tidak menutup-nutupi peristiwa tersebut dengan tidak memberikan  rekaman CCTV pada tanggal kejadian. Ia mengaku CCTV akan otomatis terhapus setelah satu bulan.
"Kejadiannya kan sudah satu bulan, CCTV nya udah nggak ada," kata dia.

Sebelumnya, FA yang disebut-sebut menjadi korban pelecehan seksual oleh salah satu anggota DPRD Lampung angkat bicara. Ia menegaskan tidak pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh siapapun terlebih di salah satu kafe yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung beberapa waktu lalu.

FA pun menegaskan bila Wakil Ketua DPRD Lampung FS yang disebut-sebut ada di lokasi kejadian adalah tidak benar. Sebab dirinya tidak mengenal dan tidak tahu sosok wakil rakyat itu, Kamis, 17 Februari 2022.

Dalam video pernyataannya yang beredar, FA meminta maaf kepada FS atas pemberitaan yang berkembang di media yang melibatkan nama dan merusak citra beliau.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait