#curanmor#pencurian

Maling Motor Modus Bobol Rumah di Way Kanan Dilumpuhkan Petugas

Maling Motor Modus Bobol Rumah di Way Kanan Dilumpuhkan Petugas
Pelaku saat diamankan petugas. Dok Polsek Gunung Labuhan


Way Kanan (Lampost.co) -- Jajaran Polsek Gunung Labuhan menangkap tersangka pencuri sepeda motor di Dusun 4 Lebak Banten Bengkulu Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat akan dibekuk.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, melalui Kapolsek Gunung Labuhan Iptu Abdul Haris mengatakan, pelaku berinisial HY (27), warga Dusun 1 Neki, Kecamatan Banjit, ditangkap karena terlibat pencurian sepeda motor dan ponsel dengan cara membobol rumah korban pada Kamis, 25 November 2021, pukul 03.00 WIB.

"Usai menerima laporan Unit Reskrim Polsek Gunung Labuhan langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka pada Jumat, 3 Desember 2021, pukul 23:00 WIB, di Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, kata kapolsek, Sabtu, 4 Desember 2021.

Saat dilakukan penangkapan tersangka berusaha melakukan perlawanan dan melarikan diri, sehingga oleh petugas dilakukan tindakan tegas dan terukur pada bagian kaki sebelah kiri. Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Pop BE 3970 WN milik korban berikut STNK, gunting dan senjata tajam jenis golok.

"Modus pelaku masuk dengan cara merusak atau mencongkel jendela ruang korban Samani (25), dan mengambil sepeda motor serta ponsel merek Oppo A5S milik korban," tambahnya.

Saat kejadian, istri korban sempat bangun dari tempat tidur dan mendengar suara sepeda motor miliknya dihidupkan oleh orang tidak dikenal dan langsung dibawa pergi. Menyadari ada pencuri, istri korban lari sambil berteriak maling-maling, sehingga Samani pun lari keluar rumah dan berusaha mengejar sepeda motor miliknya namun tidak berhasil.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir Rp8.500.000 rupiah dan melaporkannya ke Polsek Gunung Labuhan.

"Tersangka dapat dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait