#idulfitri#covid-19#mal

Mal di Bandar Lampung Masih Diserbu Warga

Mal di Bandar Lampung Masih Diserbu Warga
Lalu lintas kendaraan padat merayap di Jalan RA Kartini Bandar Lampung, Rabu Malam, 12 Mei 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Suasana malam takbiran hari raya Idulfitri 1 syawal 1442 H di jalan-jalan protokoler, khususnya di sekitar pusat perbelanjaan di Kota Bandar Lampung dipadati arus kendaraan. Mereka mendatangi mal untuk berbelanja kebutuhan Lebaran seperti baju dan lain sebagainya.

Pantauan Lampost.co, pada Rabu, 12 Mei 2021, akses jalan menuju pusat perbelanjaan tampak dipadati kendaraan roda dua dan empat. Sebut saja, Jalan Kota Raja, Raden Intan, Brigjend Katamso (Simpur Center), Jendral Sudirman, Jendral Ahmad Yani, RA Kartini, dan Jalan Imam Bonjol.

Pusat-pusat perbelanjaan yang masih tampak ramai adalah Ramayana Tanjung Karang, toko-toko pakaian di Jalan Raden Intan, Central Plaza, Mall Kartini, Simpur Center, dan Bambu Kuning.

Baca: Mereka mendatangi mal untuk berbelanja kebutuhan Lebaran seperti baju dan lain sebagainya.

 

Masyarakat terlihat berdesakan dan sibuk memilih barang-barang meskipun saat ini masih dalam masa pandemi covid-19.

Sesuai update laporan situasi covid-19 Provinsi Lampung per hari ini, terdata 16.808 kasus konfirmasi positif dengan rincian 88 kasus baru dan 16.720 kasus lama. Kemudian 259 kasus suspek, 15.194 kasus sembuh selesai isolasi, dan 919 kasus kematian.

Salah satu warga Bandar Lampung, Joko Santoso (34) mengaku sangat menyayangkan terjadinya kemacetan dan kerumunan massa karena aktivitas belanja tersebut.

"Saya dari Pahoman menuju Rajabasa. Saya kira jalan sepi karena ada larangan takbiran keliling. Ternyata luar biasa ramainya. Engak sadar apa ya masih ada pandemi covid-19," katanya. 

Warga lainnya, Agus Jatmiko (28) mengaku sengaja mendatangi pusat perbelanjaan di malam takbiran karena ingin mendapatkan barang yang lebih murah.

"Ini sama temman-teman sengaja belanja. Banyak diskonnya, apalagi di Pinggiran Bambu Kuning, harganya miring. Lumayan bisa beli banyak. Yang penting pakai masker biar enggak kena covid-19," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait