#BunuhDIri#GantungDiri

Mahasiswi Gantung Diri Sempat Chat Sang Pacar

Mahasiswi Gantung Diri Sempat Chat Sang Pacar
Garis polisi telah diasang pada kediaman mahasiswi gantung diri, Kamis, 21 Januari 2021. (Andi Apriyadi/Lampost.co)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Zahra Shiva (21), seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri ditemukan tewas gantung diri di kediamannya. Ia sempat memberitahu sang pacar melalu pesan WhatsApp sebelum bunuh diri.

Ivan, kekasih korban mengungkapkan sempat berkoordinasi melalui pesan WhatsApp dengan korban. Zahra Shiva diketahui tinggal seorang diri di rumah paman korban.

"Sebelumnya dia (Zahra Shiva) sempat memberikan isyarat dengan mengirimkan beberapa gambar stiker boneka gantung diri melalui whatsapp," ujarnya, Kamis, 21 Januari 2021.

Ivan mengaku tidak mengetahui pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Namun, sebelumnya korban sempat cerita ada tugas akhir kuliah dari kampus.

"Dia juga pernah curhat kondisi orangtuanya sedang sakit yang tinggal di Cianjur, Jawa Barat. Karena dia asli orang sana," paparnya.

Sementara itu, Lurah Sukarame, Anwar AR mendapat kabar salah satu warganya ditemukan tewas gantung diri dari ketua RT setempat, pada Rabu malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

"Dapat kabar itu, saya datang kelokasi dan di lokasi saya lihat sudah ada pacar. Kemudian pacar korban bilang bahwa korban sudah dalam kondisi tergantung," tuturnya.

Melihat korban dalam kondisi tergantung di dalam kamarnya, lanjut Anwar, ia dan warga lainnya belum berani membongkar pintu kediaman korban.

"Waktu polisi datang baru kami berani bongkar pintu samping rumah korban. Selanjutnya jenazah dibawa rumah sakit," kata dia.

"Yang ngasih tahu itu malah cowoknya, tapi malam itu kami belum bongkar, baru pas polisi datang kami bongkar," bebernya.

Ia pun mengungkapkan dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban. Ia juga menduga korban gantung diri karena depresi.

"Kalau kata pacarnya, korban ini diduga depresi karena lagi ada masalah," tandasnya.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait