#uinradenintan#ukt

Mahasiswa UIN Raden Intan Minta `Diskon` UKT Menyeluruh

Mahasiswa UIN Raden Intan Minta `Diskon` UKT Menyeluruh
UIN Raden Intan Lampung. Dok


Bandar Lampung (lampost.co) -- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan meminta pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk semua golongan. Hal itu karena dampak pandemi dirasakan semua golongan.

Ketua Senat Mahasiswa Muhammad Iqbal, Rabu, 3 Februari 2021, mengatakan selama ini `diskon` hanya untuk mahasiswa dengan UKT golongan 5-7. Mahasiswa golongan satu sampai empat tidak dapat potongan UKT. Padahal, mahasiswa dengan ekonomi menengah ke bawah masuk dalam golongan satu sampai empat.

"Kebijakan ini kurang bijak. Penetapan UKT berdasarkan kemampuan ekonomi. Semakin tinggi golongan artinya semakin mampu," kata Iqbal.

Kebijakan itu termuat dalam surat Nomor B-280/Un.16/R/KU.01.1.2.2021 tentang keringanan UKT atas Dampak Pandemi Covid-19.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof Moh Mukri, mengatakan keringanan diberikan bagi mahasiswa yang ekonominya terdampak akibat pandemi. Penurunan yang diberikan hanya 1 grade dari golongan sebelumnya.

Kemudian mahasiswa yang menerima keringanan adalah mahasiswa dengan UKT golongan 5, 6, dan 7. Penentuan keringanan berdasarkan validasi dan verifikasi data berkas yang diajukan. "Kebijakan ini kami buat atas dasar aspirasi dari mahasiswa dan disesuaikan dengan KMA," ungkapnya.

Pengajuan berkas bisa dilakukan mulai 5-11 Februari 2021. Kemudian berkas mulai diverifikasi pada 15-17 Februari 2021.

Ketua PWNU Lampung itu juga menyampaikan, pandemi Covid-19 memberikan dampak ke berbagai sektor khususnya ekonomi. Sebagian masyarakat ada yang mengalami PHK, penghasilan berkurang, hingga kerugian usaha.

Hal tersebut membuat sebagian mahasiswa juga kesulitan membayar UKT. Dengan ada kebijakan itu, maka mahasiswa bisa mengajukan permohonan keringanan pembayaran UKT.

Sementara Warek II, Asriani, menyampaikan, UKT golongan 1-4 termasuk rendah sehingga tidak diturunkan. Aturan itu juga berdasarkan regulasi dari Kementerian Agama. "Harapannya ini bisa membantu meringankan beban ekonomi mahasiswa," ujarnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait