#bandarlampung#lampung#Malahayati

Mahasiswa Diandalkan Mengatasi Malaria 

Mahasiswa Diandalkan Mengatasi Malaria 
Rektor Universitas Malahayati Lampung M Kadafi memakaikan jaket kepada perwakilan mahasiswa KKL di kampus setempat, Kamis (2/8). Mahasiswa menjalani KKL selama sebulan di Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran. Lampost.co/Delima


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mahasiswa Universitas Malahayati Lampung menjalankan pengabdian pada masyarakat melalui kuliah kerja lapangan (KKL) di Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran. Mahasiswa dari berbagai latar program studi diharapkan bersinergi untuk memulihkan daerah endemik malaria tersebut.

Asisten I Pemkab Pesawaran, Syukur, mengatakan mahasiswa KKL dihadapkan pada tantangan untuk membantu pemerintah dan masyarakat mengatasi malaria. "Ada enam desa endemik malaria. Mahasiswa harus mempersiapkan diri agar tidak tertular, bahkan bisa membantu aparat mengedukasi warga," kata Syukur di sela serah terima mahasiswa KKL di Graha Bintang kampus setempat, Kamis (2/8/2018). 

Mahasiswa diharapkan berperan positif bagi masyarakat sesuai karakteristik dan potensi daerah. Selama KKL, mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Saya imbau mahasiswa berkomunikasi dengan santun terhadap warga sekaligus tetap berkoordinasi dengan aparat terkait," ujar Syukur.

Rektor Universitas Malahayati Lampung M Kadafi mengatakan mahasiswa KKL berjumlah 353 orang. KKL dilaksanakan selama sebulan di Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran.

"Yang mengikuti KKL adalah mahasiswa Kedokteran, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Teknik, dan Ekonomi," kata Kadafi.
Menurut dia, fokus kajian KKL adalah membantu pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan, dalam menyelesaikan pendataan keluarga sehat.

"Kondisi daerah adalah endemik malaria. Jadi nanti mahasiswa Kedokteran bisa mengedukasi warga dengan pola hidup sehat, sementara mahasiswa Teknik memperbaiki drainase atau infrastruktur lainnya," ujar Kadafi.

EDITOR

Delima Natalia Napitupulu

loading...




Komentar


Berita Terkait