#pertukaranpelajar#teknokrat
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Mahasiswa 59 Perguruan Tinggi Kuliah di Universitas Teknokrat Indonesia

Mahasiswa 59 Perguruan Tinggi Kuliah di Universitas Teknokrat Indonesia
Mahasiswa 59 Perguruan Tinggi Kuliah di Universitas Teknokrat Indonesia. (Foto:Dok.UTI)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Mahasiswa dari 59 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia menjejakkan kaki di Universitas Teknokrat Indonesia pada Kamis, 21 September 2022.

Sebanyak 103 mahasiswa inbound dan 68 outbound yang mengikuti Program Kemdikbud Ristek Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) itu berasal dari Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Jumlah itu membuat Universitas Teknokrat Indonesia menjadi perguruan tinggi terbanyak peserta PMM.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa di ‘Kampus Sang Juara’.

“Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini membuka wawasan mahasiswa tentang berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mahasiswa mendapat kesempatan kuliah satu semester di Teknokrat,” kata Mahathir.

Universitas Teknokrat Indonesia menyiapkan armada penjemputan untuk kedatangan mahasiswa yang terbagi dua gelombang yakni pukul 13.00 -- 14.00 WIB dan 16.00 -- 17.00 WIB. Tiba di Teknokrat, mahasiswa PMM dipersilakan beristirahat dan menikmati kudapan.

Mahathir menjelaskan layanan yang diterima mahasiswa inbound meliputi layanan akademis dan non-akademis. Layanan akademis terdiri dari perkuliahan, pelatihan, dan pembimbingan. Sedangkan non akademis berupa latihan tari, outbound, dan kunjungan wisata.

Mahathir menjelaskan para peserta PMM akan melaksanakan kegiatan Modul Nusantara yang berorientasi pada pengembangan toleransi dan menghargai keragaman agama, budaya, suku dan ras di Indonesia. Universitas Teknokrat Indonesia juga memfasilitasi kegiatan Modul Nusantara yang dilaksanakan oleh 5 dosen, yaitu Dr. Afrianto, S.S., M.Hum., Berlinda Mandasari, Auliya Rahman Isnain, M. Fithratullah, dan M. Ghufroni An’Ars.

“Tiap dosen Modul Nusantara memprogramkan rangkaian kegiatan yang mencakup kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi social,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung pada September 2022 hingga Januari 2023. Para dosen tersebut juga menjadi pembimbing mahasiswa inbound dalam bidang akademik, seperti pembimbingan pemilihan dan pengambilan mata kuliah.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait