parodilaguindonesia

Mabes Polri Minta Malaysia Serahkan Pelaku Parodi Indonesia Raya

Mabes Polri Minta Malaysia Serahkan Pelaku Parodi Indonesia Raya
Ilustrasi. Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Mabes Polri meminta Polisi Diraja Malaysia (PDRM) memulangkan pelaku parodi lagu Indonesia Raya. Pelaku yang tergolong anak-anak itu jangan sampai dieksekusi di Malaysia.

"Mengingat urgensinya adalah kepentingan yang bersangkutan adalah masih di bawah umur dan warga negara Indonesia (WNI)," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 4 Januari 2021.

Ahmad mengatakan Mabes Polri sudah berkoordinasi dengan PDRM. Namun, pihak kepolisian dari Negeri Jiran itu belum memberikan jawaban.

"Jadi sampai sekarang belum dapat update, apakah PDRM bersedia untuk menyerahkan tersangka ke Bareskrim," ujar Ahmad.

Polisi menangkap dua pelaku parodi lagu Indonesia Raya. Keduanya masih di bawah umur NJ, 11 dan MDF, 16.

MDF ditangkap di Cianjur, Jawa Barat, dan NJ ditangkap di Sabah, Malaysia. MDF menjalani pemeriksaan intensif di Bareskrim Polri. Sedangkan, NJ masih berada di Negeri Jiran. 

NJ dan MDF merupakan teman yang berkenalan di dunia maya. Sering terjadi salah paham dalam komunikasi keduanya, sehingga menyebabkan pertikaian. Perselisihan keduanya berujung pembuatan lagu parodi Indonesia Raya.

Keduanya dijerat Pasal  45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kemudian, Pasal 64a Jo Pasal 70 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara Serta Lagu Kebangsaan. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait