#hukum#korupsi#koruptor

MA Potong Masa Hukuman 20 Terpidana Korupsi Garapan KPK

( kata)
MA Potong Masa Hukuman 20 Terpidana Korupsi Garapan KPK
Ilustrasi Gedung KPK.MI/Susanto

Jakarta (Lampost) -- Dua puluh terpidana korupsi mendapatkan pengurangan masa hukuman oleh Mahkamah Agung (MA) di tingkat peninjauan kembali (PK). Mayoritas pengurangan masa hukuman 3 tahun penjara. 

"KPK menyayangkan dengan semakin banyaknya putusan MA di tingkat upaya hukum luar biasa dikabulkan majelis hakim," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri di Jakarta, Senin, 21 September 2020.

Berikut rincian para terpidana korupsi dengan pemangkasan masa tahanan:
 
1. Mantan Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud

Dirwan terjerat kasus suap pengerjaan jembatan. MA mengurangi hukuman menjadi 4 tahun dan 6 bulan penjara dari 6 tahun bui.

2. Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel Mallarangeng

Terpidana kasus proyek Wisma Atlet Hambalang itu diganjar 3 tahun enam bulan penjara di pengadilan tingkat pertama. Namun, MA mengabulkan PK Choel menjadi 3 tahun bui.

3. Mantan Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun

Samsu didakwa terlibat kasus suap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dan divonis 3 tahun 9 bulan penjara. Hukumannya dikurangi MA menjadi 3 tahun penjara.

4. Bos Lippo Group Billy Sindoro

Billy terjerat kasus suap perizinan proyek Meikarta, Bekasi, Jawa Barat. Hukumannya dikurangi dari 3 tahun 6 bulan penjara menjadi 2 tahun bui.

5. Pengusaha Hadi Setiawan

Hadi terlibat kasus suap hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Sumatera Utara. Hukumannya dikorting menjadi 3 tahun penjara dari 4 tahun bui.

6. Mantan Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi

Iman didakwa terlibat kasus dugaan suap perizinan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) Transmart di Kota Cilegon. MA mengurangi hukuman dari 6 tahun penjara menjadi 4 tahun penjara.

7. Pengacara Otto Cornelis (OC) Kaligis

OC Kaligis terjerat kasus suap majelis hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Hukumannya menjadi 7 tahun dari vonis awal 10 tahun penjara.

8. Mantan Ketua DPD Irman Gusman

Kasus korupsi yang menjerat Irman yakni suap terkait impor gula. Hukuman Irman memperoleh diskon dari 4 tahun 6 bulan penjara menjadi 3 tahun bui.

9. Mantan panitera pengganti pada Pengadilan Tipikor Medan Helpandi

Helpandi terpidana kasus suap hakim Pengadilan Tipikor Medan. MA mengurangi hukuman dari 7 tahun penjara menjadi 6 tahun bui.

10. Eks Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi

Sanusi terjerat kasus suap pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) Reklamasi Teluk Jakarta. MA memangkas hukuman Sanusi dari 10 tahun penjara menjadi 7 tahun penjara.

11. Mantan panitera pengganti pada PN Jakarta Selatan Tarmizi

Tarmizi terpidana kasus suap pengaturan perkara. Hukuman Tarmizi dipangkas 3 tahun penjara dari 4 tahun bui.
 

12. Mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar

Patrialis dijerat kasus suap terkait impor daging. Hukumannya dipotong dari 8 tahun penjara menjadi 7 tahun penjara.

13. Pengusaha Tamin Sukardi

Kasus Tamin terkait suap hakim Pengadilan Tipikor Medan. Hukuman Tamin menjadi 5 tahun dari vonis awal 8 tahun penjara.

14. Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip

Sri dijerat kasus suap pekerjaan revitalisasi pasar. MA mengurangi hukuman Sri dari 4 tahun 6 bulan penjara menjadi 2 tahun bui.

15. Mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina Suroso Atmomartoyo

Eks petinggi perusahaan pelat merah itu didakwa terjerat kasus suap pembelian tetraethyllead (TEL). MA menghapus kewajiban membayar uang pengganti namun pidana penjara tetap selama 7 tahun.

16. Mantan panitera pengganti PN Bengkulu Badaruddin Bachsin

Badaruddin terdakwa kasus suap hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu. Hukuman dia dikurangi menjadi 5 tahun dari vonis awal 8 tahun penjara.

17. Mantan Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra

Adritama kasus suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kota Kendari. MA mengurangi hukuman dari 5 tahun 6 bulan penjara menjadi 4 tahun bui.

18. Eks calon Gubernur Sulawesi Tenggara Asrun

Asrun juga terjerat kasus suap pengadaan barang dan jasa. Hukuman dia mengurangi MA dari 5 tahun 6 bulan penjara menjadi 4 tahun bui.

19. Mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi

Rohadi terjerat kasus suap pengurusan perkara yang melibatkan artis Saipul Jamil. MA mengabulkan PK Rohadi dan mengurangi hukuman dari 7 tahun penjara menjadi 5 tahun bui.

20. Mantan anggota DPR dari Fraksi PKB Musa Zainuddin

Musa Zainuddin terpidana korupsi kasus proyek infrastruktur. Ia mendapat pengurangan hukuman di tingkat PK dari 9 tahun menjadi 6 tahun penjara.

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar