#pencurian

Lurah Kedamaian Jadi Korban Ganjal ATM, Puluhan Juta Melayang

Lurah Kedamaian Jadi Korban Ganjal ATM, Puluhan Juta Melayang
Tangkapan rekaman CCTV saat para pelaku beraksi. Dok/Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lurah Kedamaian Kecamatan Kedamaian, Bunyamin, menjadi korban ganjal mesin ATM di Jalan Ryacudu, Waydadi, Sukarame, Bandar Lampung. Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Aksi kawanan pelaku pengganjal mesin ATM tersebut terekam kamera CCTV. Dalam rekaman terlihat dua pelaku dengan modus membantu mengeluarkan kartu ATM milik korban dari mesin ATM.

Sedangkan korban, Bunyamin bersama sang istri nampak tidak curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku yang telah menguras uangnya yang ada di dalam ATM.

Maryam (56) istri korban menceritakan, peristiwa itu terjadi saat suami hendak mengambil sejumlah uang di mesin ATM di dalam minimarket Indomaret pada Sabtu, 4 Juni 2022, sekitar pukul 17.00 WIB.

"Waktu suami saya mau ambil uang dari mesin ATM Mandiri, sempat tidak bisa. Kemudian satu pelaku ini mengarahkan ambil uangnya di mesin ATM BNI, karena disitu ada 3 mesin ATM," terangnya, saat ditemuin di rumah, Sabtu, 18 Juni 2022.

Saat suami memasukkan kartu ATM ke mesin dan mengetik kode pin serta mengisi sejumlah uang yang akan ditarik, lanjut Maryam, uang tersebut tidak keluar bahkan kartu ATM tidak bisa diambil dari mesin.

"Tiba-tiba satu pelaku pura-pura membantu, sedangkan satu pelaku lagi ada di belakang suami, kayanya untuk melihat pin. Tapi kartu ATM suami saya nyangkut di mesin, sepertinya sama pelaku kartu ATM sudah ditukar,"
ujarnya.

Maryam mengatakan, akhirnya dia pun meminta pertolongan pegawai minimarket untuk mengeluarkan kartu ATM dari mesin serta menghubungi putranya untuk datang ke toko.

"Kemudian kami juga menelepon call center Bank Mandiri untuk memblokir. Tapi kami terkejut saldo uang di ATM Rp60 juta sudah tidak ada," jelas guru SD di Bandar Lampung ini.

Usai kejadian tersebut, ia bersama suami langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Sukarame. Namun, hingga saat ini belum dapat titik terang.

"Sejak hari pertama kejadian kami laporan, sampai sekarang belum ada kejelasan dari Polsek Sukarame. Kami tahu uang kami nggak akan kembali, tapi setidaknya ada kejelasan," ucapnya.

Ia mengungkapkan, pihak kepolisian juga sudah mengamankan beberapa barang bukti seperti rekaman cctv, dan bukti transfer pelaku di dua rekening. Namun saat ini masih terkendala oleh pihak Bank.

"Jadi pelaku itu narik uang pertama Rp10 juta, kemudian sisanya di transfer di dua rekening, satu rekening Cianjur dan satu lagi rekening asal Lampung. Tapi pihak Bank Mandiri belum dapat memberikan lokasi keberadaannya yang di Lampung ini," kata dia.

Sementara itu, salah satu pegawai minimarket, Tri Aji Saputra mengatakan, sempat membantu mengeluarkan kartu ATM dari mesin.

"Narik kartunya pakai tang. Karena pakai tangan nggak bisa. Usai kejadian besoknya polisi baru datang tapi cuma ngecek saja," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Sukarame, Kompol Warsito mengatakan masih mendalami penyelidikan perkara kasus modus ganjal mesin ATM.

"Masih di dalami, saat ini kami fokus kearah para pelaku dan jumalah pelaku juga belum bisa kami pastikan," tandasnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait