#beritalampung#beritalampungterkini#uinril#perguruantinggi

Lulusan UIN RIL Harus Berkontribusi dalam Pembangunan Bangsa

Lulusan UIN RIL Harus Berkontribusi dalam Pembangunan Bangsa
Rektor UIN RIL Prof Wan Jamaluddin saat mewisuda 1.000 mahasiswa/mahasiswi di ballroom kampus setempat, Selasa, 20 September 2022. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) menggelar wisuda ketiga tahun ini bagi 1.000 mahasiswa/mahasiswi di ballroom kampus setempat, Selasa, 20 September 2022. Wisuda yang berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19 dilakukan secara hybrid dengan sebagian kecil saja peserta mengikutinya  offline.

"UIN Raden Intan Lampung kali ini mewisuda 1.000 peserta yang terdiri dari 950 strata 1, 31 magister, dan 19 wisudawan dari program doktor S3. Semua itu berasal dari 38 prodi," ujar Rektor UIN RIL Prof Wan Jamaluddin.

Dia mengingatkan alumni UIN RIL harus aktif memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa sesuai dengan bidang kemampuannya. "Kami mengajak mari bersama-sama membangun kehidupan yang harmoni, damai toleran, teduh, saling menghormati perbedaan, menjauhi permusuhan, dan perpecahan. Tidak menebar kebencian, provokasi keburukan, kata-kata tercela maupun penghinaan," ujarnya.

Baca juga: Disdikbud Lampung Koordinasi dengan Sekolah Terkait Sanksi Pelajar Terlibat Tawuran 

Untuk melahirkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing, UIN RIL juga terus memperbaiki diri untuk menjadi universitas Islam terbaik tidak hanya di Lampung tetapi juga nasional.

"Banyak prodi di UIN RIL terakreditasi A dan semoga terus bertambah hingga 50 persen di akhir 2022, memiliki 5 prodi sains dan 2 di antaranya sains murni telah berizin Kemendikbudristek, kemudian menjadi PTKIN terbanyak guru besar di Sumatra, juga termasuk 4 besar UIN terbaik dalam peringkat webometric periode Juli 2022," ujarnya.

Wan Jamaluddin menyatakan semua penghargaan tersebut menjadi bukti UIN RIL tidak menjadi menara gading, tetapi aktif secara nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran untuk mencerdaskan anak bangsa, terus melakukan pendidikan, pengkajian, dan pengabdian yang berbasis integrasi ilmu agama dan ilmu umum.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait