#bandarlampung

LPSK Siap Beri Perlindungan untuk Sopir Arsiman

LPSK Siap Beri Perlindungan untuk Sopir Arsiman
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi saat memberikan keterangan soal tugas pokok dan fungsi LPSK di Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan perlindungan kepada Arsiman, sopir yang ditahan oleh Polsek Tanjungkarang Barat selama delapan hari tanpa status hukum yang jelas.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mengatakan, pihaknya akan meneliti berkas yang dilayangkan oleh LBH Bandar Lampung sebelum memutuskan tindakan apa yang akan diberikan.

"Kami akan telaah dulu, permohonannya seperti apa. Tindak pidananya apa dan sebagainya. Setelah itu, dibawa ke dalam rapat internal untuk memutuskan tindak lanjutnya," katanya melalui telepon, Selasa, 18 Januari 2022.  

Edwin melanjutkan pihaknya akan menerima segala bentuk laporan atau pengaduan dari masyarakat maupun organisasi. Sebab LPSK terbuka untuk masyarakat umum.

"Kalau permohonan belum lihat. Tapi, kalau ada laporan kami terbuka untuk itu," ujarnya. 

Baca juga: Polsek TKB Tahan Sopir Delapan Hari tanpa Status Hukum

Diberitakan sebelumnya, LBH Bandar Lampung akan meminta perlindungan LPSK untuk menjamin keamanan Arsiman, sopir yang ditahan selama delapan hari tanpa status hukum oleh Polsek Tanjungkarang Barat.

Direktur LBH Bandar Lampung Sumaindra Jarwadi mengatakan setelah kejadian itu, kliennya banyak dihubungi oleh orang yang tidak dikenal.

"Arsiman banyak dikontak orang, ditemui orang, soal keamanannya kami pikirkan juga. Maka itu, kami melakukan pengaduan ke LPSK minta asesmen keamanannya. Dampak dari proses penahanannya juga,"katanya.
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait