#narkoba#kriminal#metro

LP Metro dan Polres Tanggamus Koordinasi soal Napi Terlibat Peredaran Narkoba

LP Metro dan Polres Tanggamus Koordinasi soal Napi Terlibat Peredaran Narkoba
Ilustrasi napi di penjara. Foto:Istimewa


Metro (Lampost.co) -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Metro membenarkan dua narapidana (napi) di Lapas setempat terindikasi terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang diungkap Polres Tanggamus. 

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Kota Metro, Muhammad Mulyana, mengatakan, usai mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Tanggamus dalam tindak lanjut peredaran narkoba tersebut. 

"Ya, dua orang narapidana dari Lapas Metro. Kemudian kami berkoordinasi dengan polres Tanggamus dan langsung memeriksa yang bersangkutan untuk pengembangan lebih lanjut," kata dia di ruang kerjanya, Senin, 6 September 2021. 

Mulyana menjelaskan, pada dasarnya pihaknya mendukung penuh terkait pengembangan peredaran narkoba yang membawa nama Lapas Kota Metro. 

"Kejadian bukan di LP Metro, tapi di Tanggamus. Barang bukti disana dan tersangkanya juga di sana. Kami mendukung penuh dalam pengungkapan kasus ini," ujarnya. 

Baca juga: Enam Napi Diduga Terlibat Penyelundupan Narkoba ke Rutan

Mulyana juga menerangkan, dalam proses pengembangan ini pihaknya tidak tahu seperti apa peran dari kedua narapidana yang terlibat itu. 

"Untuk peran kedua narapidana ini saya tidak tahu seperti apa. Itu kan kewenangan penyidik bukan di saya," tambahnya. 

Mulyana menambahkan pada prinsipnya setiap ada narapidana yang terindikasi melanggar, maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Jika ketahuan, yang bersangkutan akan ditunda hak-haknya, baik untuk menerima remisi maupun pembebasan bersyarat dan yang lainnya. Kemudian, penempatan di sel khusus juga berlaku mulai dari enam sampai 12 hari," kata dia. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait