#desa#lombadesa

Lomba Desa Jadi Media Evaluasi Pembangunan

Lomba Desa Jadi Media Evaluasi Pembangunan
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mendampingi Ketua Tim Penilaian Lomba Desa, melihat hasil kerajinan di Desa Cipadang, Senin, 7 Juni 2021. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Ketua Tim Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung Zaidirina mengingatkan peserta bahwa pandemi covid-19 telah menjadi tantangan tersendiri bagi desa untuk tetap melakukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Maka dari itu penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan menjadi hal yang wajjb dilakukan," ujarnya saat meninjau penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021 di Desa Cipadang Kecamatan Gedongtataan, Senin, 7 Juni 2021.

Zaidirina mengatakan, ada tiga bidang yang dinilai dalam lomba tersebut. Yakni, bidang pemerintahan desa, kewilayahan desa, dan kemasyarakatan desa. 

"Bidang penilaian tersebut terdiri dari 19 aspek dan 490 indikator," katanya.

Baca: Menginspirasi, Desa Kali Sari Wakili Natar untuk Lomba Desa

 

Menurutnya, lomba ini sebagai salah satu media untuk melaksanakan evaluasi terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. 

"Instrumen evaluasi perkembangan desa dan kelurahan adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai serta menentukan status tertentu dari capaian hasil tingkat perkembangan desa dan kelurahan," katanya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meminta Kepala Desa Cipadang Sugianto untuk memberikan data yang akan dijadikan bahan oleh Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung. 

"Agar proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat desa semakin berdaya guna," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait