#citralandlampung

Lokasi Longsor di CitraLand Harus Jadi Ruang Terbuka Hijau

Lokasi Longsor di CitraLand Harus Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) menghentikan aktivitas pembangunan perumahan elite di CitraLand. 

Penghentian pembangunan diutamakan di lokasi longsor yang mengakibatkan beberapa rumah ambruk lantaran kontur tanah tidak dapat menahan beban pondasi bangunan. 

Kepala Disperkim Kota Bandar Lampung Yustam Effendi mengaku telah meninjau langsung ke lokasi longsor bersama Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) dan pihak manajemen CitraLand.  

"Dari hasil peninjauan kemarin (26 Januari) ternyata mereka masih membangun di atas tanah urukan yang roboh itu. Makanya kami berhentikan dan harus direlokasi," ujarnya, Kamis, 28 Januari 2021.  

Dinas melarang aktivitas pembangunan lanjutan demi mengantisipasi terjadinya peristiwa serupa.  

"Blok A9 nomor 6, 7 dan 8 sudah tidak ada kegiatan lagi. Di situ kita akan sarankan untuk menjadi taman atau Ruang Terbuka Hijau (RTH)," kata dia.  

Baca: Pemkot Coret Lahan CitraLand sebagai Kawasan Hijau

 

Izin CitraLand

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung, Muhtadi mengatakan izin yang saat ini dimiliki CitraLand merupakan izin usaha.

"Perizinan mereka patuh apa yang menjadi syarat diikuti. Sebelum perizinan diproses dibahas melalui Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD). Tahun 2016 izin usaha CitraLand sesuai dengan siteplan dan sudah di keluarkan," ujar dia. 

Izin tersebut berdasarkan peraturan di Pemkot Bandar Lampung untuk mempermudah perizinan. Maka, kata Muhtadi, izin usaha maupun izin mendirikan bangunan (IMB) selalu berlaku selama bangunan atau kegiatan usaha berjalan.

"Sekarang pemerintah memberi kemudahan kegiatan usaha izin usaha tidak ada masa berlaku sepanjang masih berjalan. Apabila ada perubahan alih kegiatan usaha baru lakukan perubahan izin. Untuk luas lahan CitraLand sebesar 498.000 km² hampir 50 hektare," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait