#lansia#beritalamsel#beritalampung

LKS Bina Sejahtera Bantu 40 Lansia Melalui Perawatan Sosial Lansia

LKS Bina Sejahtera Bantu 40 Lansia Melalui Perawatan Sosial Lansia
Ketua LKS Bina Sejahtera, Sutrisno saat mengunjungi lansia binaan program perawatan sosial lanjut usia di Kecamatan Palas, Lampung Selatan. Lampost.co/Armansyah


KALIANDA (Lampost.co) -- Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Bina Sejahtera Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terus bantu para lansia melalui program perawatan sosial lanjut usia. Setidaknya ada 40 lansia diwilayah itu menjadi binaan mereka.

Ketua LKS Bina Sejahtera, Sutrisno mengatakan sebanyak 40 orang lansia dibina melalui program Perawatan sosial lanjut usia. Dimana, melalui program itu pihaknya dapat membantu kebutuhan dasar lansia, seperti bantuan nutrisi, kebersihan rumah, pengecakan kesehatan dan terapi rohani. 

"Program perawatan sosial lansia ini bertujuan agar lansia yang kategori miskin dan benar tidak mampu lagi bekerja dapat terpenuhi kebutuhan dasarnya. Alhamdulillah, ada 40 lansia yang kami bina," kata dia, Rabu, 30 Oktober 2019.

Untuk menjamin kesehatan para lansia binaan mereka, kata Sutrisno, LKS Bina Sejahtera terus melakukan kunjungan kerumah lansia dengan membawa kebutuhan dasar, seperti susu, gula, teh, roti, air mineral, sarden, kecap manis, balsem, cresh care, dan sabun.

"Jadi, kami bersama Pendamping atau relawan sosial melakukan pengecekan kesehatan lansia binaan kami. Mereka di tensi dan di cek kesehatannya. Kalau sakit kita panggil bidan desa setempat. Bahkan, kami ada terapi rohani langsung dari ustadz," ujarnya.

Dia mengaku ke-40 lansia binaan mereka tersebut tersebar Desa Bumirestu, Bumidaya, Kalirejo, Pulaujaya, Bumiasri, Rejomulyo, Sukabakti, Pulautengah dan Palasjaya. "Semua lansia binaan kami ini memang sudah masuk data BDT Lansia. Tapi, mereka belum mendapatkan bantuan PKH dan BPNT," kata dia. 

Sutrisno berharap kepada seluruh Kepala Desa di Kecamatan Palas agar setiap tahunnya mendata keberadaan para lansia, disabilitas atau orang terlantar. "Kalau setiap desa mendata itu, pasti mudah kalau mau kita bantu atau bantuan dari desa itu sendiri," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait